Palangka Raya, Nusaborneo.com – Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya terus memperkuat upaya pemenuhan gizi guna mencegah stunting di wilayahnya. Melalui berbagai langkah strategis, penurunan angka stunting menjadi prioritas utama yang dikoordinasikan oleh instansi terkait.
“Pemerintah Kota melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBP3APM) terus memperkuat intervensi pemenuhan gizi dalam upaya penurunan stunting,” kata Hera, Kamis (17/10/2024).
Langkah-langkah ini meliputi edukasi kepada masyarakat, konseling, serta mendorong perubahan perilaku terkait gizi dan kesehatan. Hera menekankan bahwa perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci penting dalam mengatasi masalah stunting.
“Kami mengutamakan pemahaman keluarga agar setiap anak yang lahir dapat terhindar dari stunting. Edukasi kepada keluarga meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang sejak masa kehamilan hingga pertumbuhan anak,” jelasnya.
Pemko Palangka Raya juga menjalin kolaborasi lintas instansi untuk memperkuat intervensi pemenuhan gizi, termasuk kerjasama dengan Dinas Perikanan melalui program gemar makan ikan.
“Ikan kaya akan zat gizi yang dibutuhkan tubuh. Dengan memperkenalkan kebiasaan makan ikan, potensi stunting bisa ditekan secara signifikan,” ungkap Hera.
Ia menambahkan, upaya pencegahan stunting harus dimulai sejak awal pernikahan hingga masa 1.000 hari pertama kehidupan anak, yang mencakup masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Menurutnya, periode tersebut sangat krusial untuk memastikan pertumbuhan anak yang optimal.
Hera menegaskan komitmen Pemko Palangka Raya untuk terus memaksimalkan edukasi masyarakat terkait pentingnya pemenuhan gizi dan peningkatan kesejahteraan keluarga.
“Kami akan terus bekerja keras untuk memastikan setiap keluarga di Palangka Raya memahami pentingnya pemenuhan gizi guna mencegah stunting,” tutup Hera. (mda)













