Palangka Raya, Nusaborneo.com -Kalimantan Tengah (Kalteng), sebagai provinsi terluas di Indonesia, memiliki sumber daya alam yang melimpah. Sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit, menjadi salah satu pilar utama perekonomian daerah. Namun, seiring dengan pesatnya investasi di sektor ini, muncul harapan agar perusahaan perkebunan sawit lebih aktif berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat setempat.
Anggota DPRD Kalteng, Sengkon, menegaskan bahwa industri kelapa sawit tidak hanya berperan sebagai penyumbang pendapatan daerah, tetapi juga harus membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar.
“Industri kelapa sawit sebagai salah satu sektor utama penyumbang pendapatan daerah harus mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat,”ucapnya Jumat (7/2/2025).
Menurutnya, perusahaan tidak hanya bertanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan, tetapi juga terhadap kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasinya. Salah satu bentuk tanggung jawab sosial yang diharapkan adalah pemanfaatan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung pembangunan dan penguatan ekonomi rakyat.
“CSR harus diarahkan secara konkret untuk membantu pembangunan infrastruktur, peningkatan pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal agar mereka bisa berkembang bersama industri yang ada,”ungkapnya.(yd)













