Jakarta, Nusaborneo.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) resmi melantik dan mengambil sumpah Majelis Pembina dan Pengawas Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Pusat (MPPP) serta Majelis Pembina dan Pengawas PPAT Wilayah (MPPW). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Prona, Kementerian ATR/BPN, Senin (12/01/2026), dan dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (Dirjen PHPT), Asnaedi.
Dalam sambutannya, Asnaedi menegaskan bahwa peran PPAT memiliki posisi strategis dalam meningkatkan mutu layanan pertanahan nasional. Ia menyebutkan, dengan capaian hampir 80 persen bidang tanah telah terdaftar, kontribusi PPAT yang tergabung dalam Ikatan PPAT (IPPAT) menjadi semakin penting. “Tanggung jawab MPPP dan MPPW sangat menentukan dalam menjaga kualitas layanan dan meningkatkan kepuasan masyarakat,” ujarnya.
Asnaedi menjelaskan, pembentukan MPPW merupakan langkah untuk memperluas jangkauan pembinaan dan pengawasan terhadap PPAT di seluruh Indonesia. Menurutnya, dengan jumlah anggota IPPAT yang besar, pembinaan tidak dapat hanya dilakukan di tingkat pusat. “Itulah sebabnya peran MPPW menjadi krusial agar pembinaan dan pengawasan berjalan efektif hingga ke daerah,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa saat ini jumlah PPAT di Indonesia mencapai sekitar 24.000 orang. Jumlah tersebut dinilai sebagai potensi besar yang dapat dioptimalkan untuk mempercepat dan memperbaiki pelayanan pertanahan. “Ini adalah aset yang harus dimaksimalkan agar pelayanan kepada masyarakat semakin profesional, cepat, dan tepercaya,” tutur Asnaedi, seraya mengucapkan selamat kepada para anggota MPPP dan MPPW yang dilantik.
Sebanyak 311 peserta mengikuti prosesi pengangkatan sumpah, terdiri dari 5 orang MPPP dan 306 orang MPPW. Dari jumlah tersebut, 36 peserta hadir langsung di Kementerian ATR/BPN, sedangkan 275 lainnya mengikuti secara daring melalui Zoom Meeting.
Pada kesempatan tersebut, perwakilan MPPP dan MPPW menandatangani berita acara pengangkatan sumpah jabatan di hadapan Dirjen PHPT. Kegiatan ini turut disaksikan oleh Direktur Pengaturan Tanah Pemerintah, Tanah Ulayat, dan Tanah Komunal Wartomo serta Direktur Pengaturan dan Penetapan Hak Atas Tanah dan Ruang Suwito. Sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator di lingkungan Kementerian ATR/BPN juga hadir dalam acara tersebut. (red/foto:ist)













