Palangka Raya, Nusaborneo.com – Rektor Universitas Palangka Raya, Salampak, menyampaikan bahwa pembangunan Gedung Medical Education and Research Center (MERC) merupakan bagian dari upaya memperkuat fasilitas pendidikan dan penelitian di lingkungan kampus.
Menurutnya, keberadaan gedung tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan pendidikan kesehatan di UPR, khususnya pada Fakultas Kedokteran.
Salampak menjelaskan bahwa pembangunan Gedung MERC dilaksanakan melalui skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Proses pembangunan fisik gedung telah dilaksanakan pada tahun 2025, sementara pengadaan berbagai peralatan penunjang direncanakan akan dilakukan pada tahun 2026.
“Gedung ini diharapkan menjadi fasilitas pendukung bagi Fakultas Kedokteran, terutama dalam rencana pengembangan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) serta pembukaan Program Profesi Apoteker di Universitas Palangka Raya,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan MERC diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai bangunan penunjang kegiatan akademik, tetapi juga menjadi pusat lahirnya berbagai inovasi di bidang kesehatan.
Dengan fasilitas yang lebih modern dan memadai, UPR menargetkan peningkatan kualitas pendidikan tenaga kesehatan sekaligus mendorong riset yang dapat memberikan solusi bagi berbagai persoalan kesehatan di daerah.
“Kami berharap gedung ini dapat menghasilkan berbagai inovasi di bidang kesehatan yang memberikan manfaat bagi Kalimantan Tengah,” tutup Salampak. (red/po)













