News

Warung Kopi di Mahir Mahar Palangka Raya Terbakar, Tukang Alami Luka Bakar

×

Warung Kopi di Mahir Mahar Palangka Raya Terbakar, Tukang Alami Luka Bakar

Sebarkan artikel ini
Petugas Dinas Damkarmat dan Relawan Kota Palangka Raya saat padamkan api saat melalap Bangunan Kayu di Jalan Mahir Mahar Lingkar Luar, Sabtu (07/03/2026) Sore. (ist)
Palangka Raya, Nusaborneo.com – Kebakaran melanda sebuah bangunan warung kopi di Jalan Mahir Mahar Lingkar Luar, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya, Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Peristiwa tersebut menghanguskan bangunan yang sebagian besar berbahan kayu dan menyebabkan seorang tukang mengalami luka bakar.

Kebakaran diduga dipicu oleh hubungan pendek arus listrik yang memicu percikan api hingga dengan cepat menjalar ke seluruh bagian bangunan.

Saat kejadian, seorang tukang bernama Eddi Supriyatno (73) tengah melakukan pekerjaan pemasangan plafon menggunakan bahan terpal di salah satu ruangan. Tiba-tiba terdengar suara ledakan yang diduga berasal dari korsleting listrik, disusul munculnya api yang langsung membesar.

“Seorang saksi mendengar suara ledakan sebelum api menyebar dengan cepat karena bangunan didominasi material kayu,” ujar Kabag Ops ERP, Yustinus Exaudi, Sabtu malam.

Api yang cepat membesar membuat korban sempat kesulitan menyelamatkan diri. Akibatnya, Eddi mengalami luka bakar pada bagian tangan kiri, tangan kanan, serta telapak kaki.

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Salah satu saksi, Iwan Junadi (40), bersama warga lainnya juga memberikan pertolongan awal kepada korban.

Pemilik warung kopi, Yunitha Suchiyanty (37), diketahui tidak berada di lokasi saat kebakaran terjadi. Ia baru mengetahui kejadian tersebut setelah dihubungi warga sekitar. Ketika tiba di lokasi, bangunan warung berukuran sekitar 6 x 10 meter miliknya sudah dalam kondisi hangus terbakar.

Petugas dari Satuan Reserse Kriminal Polresta Palangka Raya melalui Unit Identifikasi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Beberapa barang bukti turut diamankan dari lokasi, di antaranya sisa arang pembakaran, kabel listrik yang hangus, serta meteran listrik yang terbakar.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik. Kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.

“Saat ini kami masih mengumpulkan keterangan dari para saksi di sekitar lokasi. Korban luka telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan medis,” kata P.S Kaur Identifikasi Satreskrim Polresta Palangka Raya, Aipda Yuwanda.

Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik, terutama pada bangunan berbahan kayu, guna mencegah terjadinya kebakaran serupa di kemudian hari. (red/jn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *