News

Korban Tewas Laka Lantas di Kalteng Naik 60 Persen, Satlantas Palangka Raya Perketat Pencegahan

×

Korban Tewas Laka Lantas di Kalteng Naik 60 Persen, Satlantas Palangka Raya Perketat Pencegahan

Sebarkan artikel ini
Kasatlantas Polresta Palangka Raya, Kompol Egidio Sumilat, hadir bersama jajaran ikuti Rapat Koordinasi Forum LLAJ se-Kalteng di Aula Dinas Perhubungan Provinsi Kalteng, Jalan S. Parman, Palangka Raya, Jumat (17/4/2026). (ist) 

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Lonjakan angka kecelakaan lalu lintas di Kalimantan Tengah menjadi sorotan serius. Dalam Rapat Koordinasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) se-Kalteng, Satlantas Polresta Palangka Raya menegaskan fokus penanganan diarahkan pada upaya menekan kecelakaan yang terus meningkat, terutama yang merenggut korban jiwa.

Rakor yang digelar di Aula Dinas Perhubungan Provinsi Kalteng, Jalan S. Parman, Palangka Raya, Jumat (17/4/2026) pagi itu dihadiri unsur kepolisian, perhubungan, dan pemangku kepentingan transportasi dari berbagai daerah.

Kasatlantas Polresta Palangka Raya, Kompol Egidio Sumilat, hadir bersama jajaran personel. Ia menyampaikan, forum tersebut membedah peta kerawanan kecelakaan di sejumlah ruas jalan di Kalimantan Tengah.

“Data menunjukkan kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban meninggal dunia meningkat hingga 60 persen. Yang memprihatinkan, sekitar 23,27 persen korban didominasi mahasiswa dan pelajar,” ujarnya.

Kondisi itu dinilai sebagai alarm keras bagi seluruh pihak. Tingginya korban dari kalangan usia produktif dan pelajar menunjukkan perlunya pengawasan lebih ketat, peningkatan disiplin berkendara, serta edukasi berkelanjutan.

Menanggapi situasi tersebut, Satlantas Polresta Palangka Raya memastikan langkah penanggulangan akan diperkuat secara menyeluruh. Tidak hanya penindakan, tetapi juga pencegahan sejak dini.

Upaya yang disiapkan meliputi edukasi tertib berlalu lintas di sekolah dan kampus, sosialisasi keselamatan berkendara kepada masyarakat, patroli pada titik rawan kecelakaan, hingga percepatan penanganan saat insiden terjadi.

“Kami ingin menekan angka kecelakaan dan menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas di Kota Palangka Raya,” tegas Egidio.

Forum LLAJ berharap sinergi lintas instansi tidak berhenti pada rapat koordinasi, tetapi diwujudkan dalam langkah konkret di lapangan agar jalan raya tidak terus memakan korban. (red/am)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *