Palangka Raya, Nusaborneo.com – Upaya menekan angka kemiskinan di Kota Palangka Raya dinilai perlu dilakukan secara lebih menyeluruh, tidak hanya bergantung pada bantuan sosial semata.
Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Noorkhalis Ridha, menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci utama agar masyarakat bisa mandiri secara ekonomi.
“Selama ini berbagai program bantuan masih bersifat jangka pendek dan belum sepenuhnya menyentuh akar persoalan kemiskinan,” ucapnya Minggu (29/3/2026).
Bantuan memang penting, tetapi tidak cukup. Masyarakat harus dibekali keterampilan agar mampu meningkatkan pendapatan.
“Dalam hal ini mendorong adanya penguatan pelatihan kerja dan pendidikan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha,” tambahnya.
Selain itu, pemberdayaan UMKM berbasis potensi lokal juga dinilai penting untuk membuka peluang ekonomi baru di masyarakat.
“Tentunya juga menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan lembaga pendidikan agar program peningkatan SDM dapat berjalan lebih efektif,” lanjutnya.
Harus ada sinergi yang kuat. Dengan begitu, peningkatan kualitas SDM bisa maksimal dan berdampak langsung pada penurunan kemiskinan.
“Dengan langkah tersebut, diharapkan masyarakat tidak hanya bergantung pada bantuan, tetapi mampu berkembang dan lebih produktif secara berkelanjutan,” Pungkasnya. (red/yd)













