Palangka Raya, Nusaborneo.com – Program jalur sepeda atau “Jalur Biru” di Kota Palangka Raya dinilai masih memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, program tersebut sebaiknya tetap dilanjutkan dengan disertai perbaikan kualitas pekerjaan di lapangan.
Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Okki Maulana, mengatakan evaluasi perlu dilakukan menyusul adanya sorotan terhadap cat marka jalur sepeda yang cepat memudar dan mengelupas.
“Kalau ditanya apakah programnya perlu dilanjutkan atau tidak, saya melihat dari sisi manfaatnya terlebih dahulu. Kalau memang manfaatnya bagus untuk masyarakat, ya kenapa tidak dilanjutkan,”ucapnya, Kamis (18/6/2026).
Jalur sepeda tetap layak dipertahankan selama memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pengguna jalan. Namun, pemerintah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek teknis pelaksanaannya.
“Permasalahan yang muncul saat ini lebih pada kualitas pekerjaan di lapangan. Karena itu, pemilihan material perlu menjadi perhatian agar fasilitas yang dibangun dapat bertahan lebih lama,” tambahnya.
Pemerintah dapat mencari alternatif material yang lebih sesuai, terutama penggunaan cat yang cocok untuk permukaan aspal dan mampu bertahan menghadapi cuaca maupun tingginya aktivitas lalu lintas.
“Dengan perbaikan tersebut, anggaran yang telah dialokasikan untuk pembangunan jalur sepeda diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih optimal dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” ungkapnya. (red/yd)













