News

Kebakaran di Komplek Puntun Palangka Raya Hanguskan 36 Bangunan, Kerugian Ditaksir Rp 2 Miliar

×

Kebakaran di Komplek Puntun Palangka Raya Hanguskan 36 Bangunan, Kerugian Ditaksir Rp 2 Miliar

Sebarkan artikel ini
Petugas Unit Inafis Satreskrim Polresta Palangka Raya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran yang menghanguskan puluhan bangunan di kawasan Komplek Puntun, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Minggu (12/7/2026). Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut. (ist)

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Dr Murjani Gang Sari 45, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Minggu (12/7/2026) siang. Sedikitnya 36 bangunan hangus dilalap api dalam peristiwa tersebut.

Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto mengatakan, berdasarkan keterangan sementara para saksi, api diduga pertama kali muncul dari bagian plafon atau atap dapur sebuah rumah yang dihuni Zakiah sekitar pukul 13.07 WIB.

“Saat mengetahui api mulai membesar, penghuni rumah langsung menyelamatkan anak-anaknya dan meminta bantuan warga,” ujar Iyudi.

Warga bersama ketua RT setempat sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya karena mayoritas rumah berbahan kayu dan berdiri berdempetan. Kondisi cuaca yang panas serta keterbatasan sumber air juga mempercepat penyebaran api.

Data kepolisian mencatat, sebanyak 36 bangunan terdampak, terdiri atas 33 unit rumah, satu klinik bersalin, satu gedung MTs Darul Ulum, dan satu barak dua pintu.

Selain kerusakan bangunan, tiga orang dilaporkan mengalami luka bakar ringan, yakni Ketua RT 01 H Nawawi serta dua petugas pemadam kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.55 WIB setelah tim gabungan dari Pemadam Kebakaran Provinsi Kalimantan Tengah, Damkar Kota Palangka Raya, AWC Sabhara Polda Kalimantan Tengah, unit pemadam swadaya, dan para relawan berjibaku memadamkan kobaran api.

Usai kebakaran berhasil dikendalikan, petugas Unit Inafis Satreskrim Polresta Palangka Raya melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain meteran listrik, kabel yang terbakar, dan sampel abu arang untuk kepentingan penyelidikan.

“Hingga saat ini penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” kata Iyudi.

Sementara itu, warga yang terdampak kebakaran untuk sementara mengungsi di posko darurat yang didirikan di halaman MTs Darul Ulum. Polisi bersama instansi terkait juga masih melakukan pendataan terhadap para korban dan menghitung total kerugian akibat peristiwa tersebut.

Kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp 2 miliar, meski nilai pastinya masih menunggu hasil pendataan. (red/am)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *