Palangka Raya, Nusaborneo.com – Seekor ular piton sepanjang sekitar 3,5 meter dievakuasi dari kandang ayam milik warga di Jalan RTA Milono, Gang Kehutanan Nomor 53, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin (20/7/2026).
Evakuasi dilakukan oleh Tim Rescue BPK Kamboja setelah menerima laporan dari pemilik kandang melalui sambungan telepon.
Peristiwa tersebut diketahui saat pemilik kandang mendengar suara gaduh dari arah kandang ayam pada malam hari. Setelah diperiksa, jumlah ayam di dalam kandang berkurang. Dari pengecekan, satu ekor ayam dewasa ditemukan mati, sementara satu ekor ayam dewasa lainnya hilang. Empat ekor ayam lainnya masih dalam keadaan hidup.
Saat memeriksa bagian ujung kandang, pemilik mendapati seekor ular piton berukuran besar berada di dalam kandang. Ular tersebut tampak melingkar di lantai kandang setelah diduga memangsa satu ekor ayam.
Inspektur Ahli Muda Kebakaran BPK Kamboja, Sucipto, mengatakan tim segera menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga.
“Proses evakuasi berlangsung sekitar 45 menit. Ular piton berhasil diamankan dari dalam kandang ayam tanpa menimbulkan korban,” kata Sucipto.
Menurut dia, setelah berhasil dievakuasi, ular dimasukkan ke dalam karung tebal agar aman selama proses pemindahan.
Selanjutnya, ular piton tersebut dilepasliarkan ke habitat alaminya yang berada jauh dari kawasan permukiman warga.
Sucipto mengimbau masyarakat agar tetap waspada apabila menemukan satwa liar, terutama ular berukuran besar, yang masuk ke lingkungan permukiman. Warga diminta tidak melakukan penanganan sendiri dan segera melaporkan kepada petugas agar evakuasi dapat dilakukan secara aman. (red/am)













