DPRD Kalteng

Pemerataan Listrik Dinilai Jadi Kunci Tingkatkan Pendidikan dan Ekonomi Warga Pedalaman

×

Pemerataan Listrik Dinilai Jadi Kunci Tingkatkan Pendidikan dan Ekonomi Warga Pedalaman

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Sirajul Rahman.

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Sirajul Rahman, meminta pemerintah mempercepat pemerataan akses listrik di wilayah pedalaman, khususnya di Kabupaten Murung Raya. Menurut dia, masih ada sejumlah desa yang hingga kini belum menikmati aliran listrik secara memadai.

Sirajul menilai kehadiran listrik bukan sekadar memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menjadi penopang berbagai aktivitas yang berdampak langsung pada kualitas hidup warga. Mulai dari pelayanan publik, pendidikan, layanan kesehatan, hingga kegiatan ekonomi, seluruhnya membutuhkan dukungan pasokan listrik yang andal.

“Masih ada desa yang belum teraliri listrik. Kondisi ini perlu menjadi perhatian agar masyarakat memperoleh pelayanan yang sama,” ujar Sirajul.

Ia mengatakan, pembangunan jaringan listrik sebaiknya diprioritaskan di ibu kota kecamatan karena kawasan tersebut menjadi pusat pelayanan pemerintahan dan aktivitas masyarakat. Dengan tersedianya listrik yang memadai, berbagai layanan publik diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

Menurut Sirajul, manfaat listrik juga akan sangat dirasakan oleh para pelajar di daerah. Akses terhadap listrik membuka peluang bagi siswa untuk memanfaatkan teknologi dan internet sebagai sumber belajar sehingga mereka memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengembangkan kemampuan.

“Kalau listrik sudah tersedia, siswa akan lebih mudah mengakses informasi dan memanfaatkan teknologi untuk belajar. Hal ini tentu akan mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di pedesaan,” katanya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Murung Raya bersama pihak terkait terus mempercepat pemerataan jaringan listrik hingga menjangkau desa-desa terpencil yang selama ini belum terlayani.

Sirajul menambahkan, pemerataan listrik bukan hanya soal menghadirkan infrastruktur, tetapi juga membuka kesempatan yang lebih besar bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan. Dengan akses listrik yang merata, aktivitas ekonomi warga dapat berkembang dan pembangunan di berbagai wilayah diharapkan berlangsung lebih seimbang.

“Pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan perhatian lebih agar desa-desa yang belum menikmati aliran listrik segera mendapatkan layanan,” pungkasnya. (red/yd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *