Palangka Raya, Nusaborneo.com – Sebanyak 54 pelajar terpilih resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun 2026. Mereka kini bersiap menjalankan tugas penting pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2026.
Pengukuhan dilakukan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran di Aula Jayang Tingang, Lantai II Kantor Gubernur Kalteng, Sabtu (15/8/2026). Dalam kesempatan itu, Agustiar bertindak sebagai pembina upacara.
Suasana khidmat terasa saat para anggota Paskibraka mengucapkan Ikrar Putra Indonesia. Ikrar tersebut dipimpin Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalteng Muhamad Rus’an.
Melalui ikrar itu, para Paskibraka menyatakan kesetiaan kepada bangsa Indonesia dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka juga berkomitmen menjunjung Pancasila, UUD 1945, serta keberagaman dalam bingkai persatuan.
Setelah pembacaan ikrar, Agustiar Sabran membacakan pernyataan pengukuhan. Ia kemudian secara simbolis memasangkan kendit atau sabuk kepada Pemimpin Upacara Muhammad Ansari.
Prosesi dilanjutkan dengan penyerahan Pedang Pora. Simbol tersebut menandai penugasan para Paskibraka untuk menjalankan tugas pada upacara penaikan dan penurunan Bendera Merah Putih di Halaman Kantor Gubernur Kalteng pada 17 Agustus mendatang.
Pengukuhan ini sekaligus menjadi tahap akhir Pemusatan Diklat Calon Paskibraka Provinsi Kalteng Tahun 2026. Perjalanan para pelajar tersebut untuk sampai ke tahap ini dimulai sejak proses seleksi pada Mei 2026.
Saat seleksi, tercatat 80 peserta dari 14 kabupaten/kota se-Kalteng ikut bersaing. Mereka terdiri dari 40 putra dan 40 putri.
Seleksi dilakukan secara bertahap, mulai dari verifikasi administrasi, pengukuran postur tubuh, tes Pancasila dan wawasan kebangsaan, tes psikologi, tes kepribadian, hingga praktik Peraturan Baris-Berbaris (PBB).
Dari proses panjang tersebut, 56 peserta dinyatakan lolos sebagai Paskibraka Tingkat Provinsi Kalteng Tahun 2026. Mereka sekaligus menjadi wakil Kalteng dalam seleksi calon Paskibraka tingkat nasional.
Untuk menjalankan tugas pengibaran dan penurunan bendera pada 17 Agustus, sebanyak 54 anggota mengikuti pengukuhan tersebut bersama komandan dan para pelatih.
Bagi para pelajar ini, tugas sebagai Paskibraka bukan sekadar berdiri di lapangan dan mengibarkan bendera. Mereka membawa tanggung jawab untuk menjaga kehormatan Merah Putih sekaligus menjadi contoh bagi generasi muda di Kalteng. (red/shah)













