NewsPemprov Kalteng

Kantor Gubernur Kalteng Terbakar Hebat, 3 Bagian Gedung Ludes

×

Kantor Gubernur Kalteng Terbakar Hebat, 3 Bagian Gedung Ludes

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Tinjau Lokasi Kebakaran. (ist)

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Kebakaran hebat melanda bangunan dua lantai di kompleks Kantor Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Jalan RTA Milono, Kota Palangka Raya. Api berkobar sekitar pukul 02.00 WIB, Rabu (12/8/2026), dan menghanguskan sejumlah ruangan beserta peralatan kantor.

Bangunan yang terbakar di antaranya digunakan oleh Biro Ekonomi, Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Kobaran api terlihat membesar dan melalap bagian atas gedung. Asap tebal membubung tinggi hingga terlihat dari kejauhan.

Dari pantauan di lokasi, sejumlah berkas, dokumen fisik, dan peralatan kantor diduga turut hangus terbakar.

Petugas pemadam kebakaran bersama relawan kemanusiaan yang tiba di lokasi langsung melakukan penyemprotan air. Petugas berpencar ke sejumlah titik untuk mencegah api meluas.

Proses pemadaman berlangsung cukup alot. Petugas mengandalkan pasokan air dari truk tangki serta sumber air yang tersedia di sekitar lokasi. Api masih sempat muncul di beberapa titik meski penyemprotan dilakukan secara intensif.

Petugas bahkan harus masuk ke bagian atas gedung untuk menjangkau titik api yang sulit dipadamkan. Setelah sekitar dua jam, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran turut turun langsung meninjau lokasi kebakaran. Dia menyayangkan fasilitas pendukung pencegahan kebakaran di sekitar gedung tidak berfungsi secara optimal.

“Ini sebuah kelalaian seperti ini. Air tidak jalan. Ini menjadi pembelajaran kita,” ujar Agustiar saat meninjau lokasi.

Sementara itu, Ketua Regu Jaga Kantor Gubernur dari Satpol PP, Mestyan, mengatakan pihaknya telah melakukan patroli rutin sebelum kebakaran terjadi. Namun, saat patroli tidak ditemukan adanya hal mencurigakan.

Menurutnya, api baru terlihat muncul dari bagian atas gedung beberapa saat setelah petugas melakukan patroli.

“Kami patroli, namum tak ada tanda-tanda mencurigakan” ujar Mestyan.

Kebakaran tersebut menghanguskan bangunan beserta peralatan kantor yang berada di dalamnya. Ruangan Biro Kesra, Biro Ekonomi, dan kantor TPID dilaporkan ludes terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab munculnya api. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *