Pemkab Kotim

Bupati Kotim Sambangi Korban Kebakaran di Eka Bahurui, Salurkan Sembako hingga Uang Tunai

×

Bupati Kotim Sambangi Korban Kebakaran di Eka Bahurui, Salurkan Sembako hingga Uang Tunai

Sebarkan artikel ini
Bupati Kotim H Halikinnor didampingi Wakil Bupati Hj Irawati menyerahkan bantuan kepada warga korban kebakaran di Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit. (ist)

Sampit, Nusaborneo.com – Musibah kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah warga di Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menyisakan duka bagi keluarga korban. Di tengah kondisi tersebut, pemerintah daerah hadir untuk memberikan dukungan dan membantu meringankan beban warga terdampak.

Bupati Kotim H Halikinnor bersama Wakil Bupati Hj Irawati mendatangi langsung lokasi korban kebakaran pada Kamis (29/10). Kedatangan keduanya juga didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam kunjungan tersebut, Halikinnor menyerahkan sejumlah bantuan untuk memenuhi kebutuhan mendesak keluarga korban. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako, perlengkapan rumah tangga, peralatan pendukung, serta santunan uang tunai.

Halikinnor mengatakan, dirinya turut prihatin atas musibah yang menimpa warga Desa Eka Bahurui tersebut. Dia berharap bantuan yang disalurkan bisa sedikit membantu keluarga korban melewati masa sulit setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.

“Kami turut berduka atas musibah yang terjadi. Semoga bantuan yang diberikan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga korban dan menjadi penguat dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Halikinnor.

Menurutnya, kehadiran pemerintah daerah tidak hanya sebatas memberikan bantuan materi, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah.

Di sisi lain, Pemkab Kotim mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan potensi bahaya kebakaran di lingkungan tempat tinggal. Kewaspadaan terhadap instalasi listrik, penggunaan peralatan elektronik, maupun sumber api lainnya perlu terus ditingkatkan.

Pemerintah berharap masyarakat dapat lebih memperhatikan faktor keselamatan untuk mencegah kejadian serupa terulang. Sebab, kebakaran tidak hanya berisiko menimbulkan kerugian materi, tetapi juga dapat mengancam keselamatan jiwa. (red) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *