Informasi sementara yang diterima pada Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 17.20 WIB menyebutkan, identitas seluruh personel yang berada di dalam helikopter mulai terungkap. Lima kru dilaporkan selamat, dua meninggal dunia, sedangkan satu lainnya masih membutuhkan proses evakuasi.
Kru yang dilaporkan meninggal dunia adalah Mayor CPN Dudi. Sementara itu, Kapten CPN Febri dan Letda CPN Frjiz dilaporkan selamat dari insiden tersebut.
Pratu Gilang juga berhasil dievakuasi ke Pos TNTP Area Pematang Limau. Adapun Serka Kadia saat ini berada di RSUD Kuala Pembuang karena mengalami gangguan paru-paru bawaan. Sementara Kapten Suganda juga telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit yang sama akibat mengalami luka-luka.
Di tengah upaya penyelamatan, dua personel lainnya, yakni Letu CPN Hafiz dan Serda Heri, dilaporkan masih berada di badan helikopter. Keduanya disebut masih tersangkut sehingga membutuhkan penanganan khusus dari tim evakuasi.
Proses penyelamatan para kru melibatkan helikopter Bell 412 milik Penerbad TNI AD dan helikopter PK-DAP milik Kementerian Kehutanan. Kedua armada udara tersebut dikerahkan untuk membantu proses evakuasi dari lokasi kejadian.
Sebelumnya, empat kru dilaporkan telah berhasil dievakuasi menuju kawasan aman di sekitar Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP). Informasi terbaru kemudian mengungkap identitas serta kondisi personel lainnya yang berada di dalam helikopter.
Berdasarkan informasi sementara yang beredar, proses evakuasi masih terus berlangsung. Tim di lapangan juga masih berupaya menangani kru yang belum berhasil dikeluarkan dari badan helikopter.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi yang dapat memastikan seluruh kondisi personel maupun kronologi lengkap kecelakaan tersebut.
Informasi yang dihimpun masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring perkembangan proses evakuasi. Upaya konfirmasi kepada pihak terkait masih terus dilakukan. (red*)













