News

4 Kali Penyelaman Belum Temukan Serda Heri, SAR Helikopter MI-17 Berlanjut

×

4 Kali Penyelaman Belum Temukan Serda Heri, SAR Helikopter MI-17 Berlanjut

Sebarkan artikel ini
Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap Serda Heri, kru helikopter MI-17 Penerbad yang masih dinyatakan hilang di perairan Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. (ist)

Kuala Pembuang, Nusaborneo.com – Upaya pencarian korban kecelakaan helikopter MI-17 Penerbad di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng), masih terus dilakukan. Tim SAR gabungan berupaya menemukan Serda Heri, satu kru yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Pencarian kembali dilakukan pada Kamis (5/11/2026) mulai pukul 09.00 WIB. Sebelumnya, tujuh dari total delapan kru helikopter telah berhasil dievakuasi. Dari jumlah tersebut, dua orang dinyatakan meninggal dunia (MD), sementara lima lainnya selamat.

Serda Heri menjadi satu-satunya kru yang masih dalam pencarian. Ia diduga masih berada di dalam badan helikopter yang tenggelam.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur gabungan, yakni Ditpolairud Polda Kalteng, TNI, BPBD, Basarnas, Marnit, serta Satpolair Polres Seruyan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan dan Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin.

Berdasarkan hasil pemantauan di lokasi, badan helikopter ditemukan dalam posisi terbalik. Kedua roda pesawat terlihat muncul di permukaan air, dengan jarak sekitar satu kilometer dari bibir pantai.

Untuk mencari keberadaan korban, tim menerjunkan tiga personel penyelam dari Ditpolairud Polda Kalteng dan satu personel penyelam dari Basarnas. Penyelaman dilakukan sebanyak empat kali guna mengidentifikasi posisi korban sekaligus melakukan upaya evakuasi.

Namun, pencarian belum membuahkan hasil. Operasi penyelaman terpaksa dihentikan pada pukul 12.15 WIB akibat kondisi gelombang tinggi dan air pasang. Selain itu, jarak pandang di dalam air sangat terbatas, hanya sekitar 10 sentimeter.

Hingga operasi dihentikan, tim SAR gabungan belum berhasil menemukan Serda Heri.

Meski demikian, upaya pencarian tidak berhenti. Tim SAR gabungan dijadwalkan kembali melanjutkan operasi pencarian pada Jumat (6/11/2026), dengan harapan Serda Heri segera ditemukan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *