TAMIANG LAYANG, Nusaborneo.com – Pemerintah Kabupaten Barito Timur menegaskan tekadnya untuk meningkatkan cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) di wilayahnya pada tahun 2024.
Penandatanganan rencana kerja oleh Penjabat (Pj) Bupati Barito Timur, Indra Gunawan, bersama Asisten I Sekretariat Daerah Ari Panan P Lelu dan pihak BPJS Kesehatan pada Kamis (21/12) kemarin, menjadi tonggak penting dalam perjalanan komitmen tersebut.
Dari 115.200 jiwa penduduk Kabupaten Barito Timur, 113.981 jiwa (98,94%) telah menjadi peserta JKN, dengan 89.343 jiwa (77,55%) memiliki status aktif. Sebanyak 36.021 jiwa penduduk didaftarkan dalam segmen PBPU & BP Pemda dengan iuran yang ditanggung oleh Pemkab Barito Timur, mencerminkan upaya nyata dalam mendukung akses kesehatan bagi masyarakat.
Langkah peningkatan cakupan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dinilai berhasil, terbukti dengan pertumbuhan kepesertaan sejak rencana kerja sebelumnya pada akhir Agustus 2023. Kabupaten Barito Timur meraih status UHC non cut off, memungkinkan masyarakat tanpa kepesertaan atau yang non-aktif langsung aktif dengan didaftarkan sebagai peserta PBPU & BP Pemda, tanpa masa tunggu.
“Pemkab Barito Timur berkomitmen mengalokasikan anggaran untuk mendaftarkan penduduk dalam Jaminan Kesehatan Nasional sebagai bentuk dukungan terhadap kesehatan masyarakat,” ucap Pj Bupati Bartim Indra Gunawan.
Beliau juga mendorong masyarakat untuk aktif mengecek kepesertaannya dalam Program JKN guna memudahkan proses saat membutuhkan layanan kesehatan.
Sementara, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh, Achmad Zainuddin mengapresiasi tingginya dukungan dan komitmen dari Pemkab Barito Timur. UHC non cut off diharapkan akan memastikan akses pelayanan kesehatan yang adil dan bermutu.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, memastikan keberlanjutan UHC sebagai prioritas bersama,” ucapnya.
Transformasi mutu layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan setara terus diperkuat, dengan dukungan penuh dari Pemkab Barito Timur melalui dinas terkait dan fasilitas kesehatan sebagai pemberi layanan. Keberlanjutan inisiatif ini diharapkan akan memberikan perlindungan finansial yang lebih baik bagi masyarakat Barito Timur.(pr)













