News

Aksi Perampokan Gerai BRILink di Sampit Terekam CCTV, Pelaku Bersenjata Tajam Gasak Rp9 Juta

×

Aksi Perampokan Gerai BRILink di Sampit Terekam CCTV, Pelaku Bersenjata Tajam Gasak Rp9 Juta

Sebarkan artikel ini
Aksi Perampokan di Gerai Brilink Jl. HM Arsyad, Kota Sampit pada Jumat (20/2/2026). (screnshot cctv)

Sampit, Nusaborneo.com – Aksi perampokan nekat terjadi di sebuah gerai BRILink di Kota Sampit, Kalimantan Tengah. Peristiwa yang berlangsung pada siang hari ini terekam jelas kamera pengawas (CCTV) dan kini menjadi perhatian aparat kepolisian serta masyarakat sekitar.

Perampokan terjadi di Gerai BRILink Arza Jaya Grup yang berlokasi di halaman depan Mentari Swalayan, Jalan HM Arsyad, Kota Sampit pada Jumat (20/2/2026). Pelaku yang diduga seorang pria bertindak berani meski kondisi sekitar lokasi ramai warga yang berlalu lalang.

Dalam rekaman CCTV, pelaku terlihat mengenakan kaos lengan panjang warna hitam, helm merah, dan masker. Setibanya di dalam gerai, pelaku langsung menutup pintu lalu menghampiri kasir yang sedang bertugas. Dengan menodongkan senjata tajam jenis pisau, pelaku memaksa korban untuk memasukkan seluruh uang yang tersimpan ke dalam tas ransel yang dibawanya.

Akibat kejadian tersebut, pelaku berhasil membawa kabur uang tunai lebih dari Rp9 juta. Korban, Yuniar Tia Kurnia, yang merupakan kasir gerai BRILink, mengaku tidak berani melawan karena takut akan keselamatannya sehingga menuruti seluruh perintah pelaku.

“Pelaku mengancam saya dengan pisau. Karena panik dan takut, saya langsung mengikuti semua perintahnya,” ujar Yuniar saat dimintai keterangan.

Usai beraksi, pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor yang diparkir di tepi jalan tepat di belakang gerai. Sementara itu, korban berlari keluar sambil berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut sempat memicu warga sekitar dan seorang petugas polisi yang tengah berpatroli untuk mengejar pelaku, namun pelaku berhasil menghilang.

Kasus perampokan ini kini ditangani serius oleh Polsek Ketapang. Aparat langsung mengerahkan Unit Reskrim dengan dukungan Tim Buser dari Polres Kotawaringin Timur guna melacak dan menangkap pelaku.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya pemilik usaha layanan keuangan, agar meningkatkan kewaspadaan dan sistem keamanan guna mencegah terulangnya kejadian serupa. (red/di)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *