News

Alfamart di Depan SMAN 1 Sampit Kembali Disatroni Maling, Aksi Kedua Dalam Dua Hari

×

Alfamart di Depan SMAN 1 Sampit Kembali Disatroni Maling, Aksi Kedua Dalam Dua Hari

Sebarkan artikel ini
Tampak depan gerai Alfamart di Kota Sampit usai menjadi sasaran pencurian pada Rabu dini hari. (ist) 

Sampit, Nusaborneo.com – Aksi pencurian kembali menyasar gerai ritel modern di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. Kali ini, sebuah toko Alfamart yang berada tepat di depan SMAN 1 Sampit dibobol pelaku pada Rabu (4/3/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut menjadi kejadian kedua dalam kurun waktu kurang dari 48 jam setelah sebelumnya ritel serupa di kawasan Jalan Jenderal A. Yani juga menjadi target pembobolan.

Kasus ini pertama kali diketahui oleh karyawan toko saat hendak membuka operasional pada pagi hari. Salah satu staf toko, Krisda, mengaku terkejut ketika mendapati kondisi pintu toko sudah tidak lagi dalam keadaan terkunci seperti biasanya.

“Ketika kami datang untuk membuka toko, pintu sudah dalam keadaan terbuka dan diduga telah dibobol. Kami langsung melakukan pengecekan di dalam toko,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Saat ini pihak manajemen Alfamart masih melakukan pendataan terhadap barang-barang yang kemungkinan hilang. Proses audit inventaris dilakukan untuk memastikan jumlah kerugian yang ditimbulkan akibat aksi pencurian tersebut.

Tim internal juga memeriksa area kasir serta rak yang berisi barang bernilai tinggi untuk mengetahui barang apa saja yang diduga dibawa kabur oleh pelaku.

Peristiwa ini menjadi lanjutan dari aksi serupa yang terjadi sehari sebelumnya di ruas jalan utama yang sama. Pada kejadian pertama, pelaku berhasil membawa kabur uang tunai serta sejumlah slop rokok dengan nilai kerugian mencapai jutaan rupiah.

Kemiripan target dan lokasi kejadian memunculkan dugaan bahwa kedua aksi tersebut dilakukan oleh pelaku atau kelompok yang sama, yang diduga memanfaatkan situasi sepi pada jam-jam dini hari.

Lokasi toko yang berada di kawasan pusat kota serta berhadapan langsung dengan sekolah menengah unggulan membuat peristiwa ini mendapat perhatian masyarakat. Sejumlah warga bahkan mulai mempertanyakan intensitas patroli keamanan pada malam hari di kawasan tersebut.

Sementara itu, aparat kepolisian dari Polres Kotawaringin Timur telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku serta memastikan apakah kedua kasus pembobolan ritel tersebut memiliki keterkaitan. (red/jn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *