Palangka Raya, Nusaborneo.com – Aksi premanisme yang terjadi di beberapa wilayah Kalimantan Tengah menjadi perhatian serius kalangan legislatif. Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Purdiono, SE menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah tegas yang dilakukan aparat kepolisian dalam memberantas tindakan kriminal yang meresahkan masyarakat.
Menurutnya, premanisme tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga bisa menghambat investasi dan pembangunan daerah apabila tidak segera ditindak secara menyeluruh.
“Kami sangat mengapresiasi kinerja Polri, khususnya Polda Kalteng, yang selama ini aktif menindak berbagai bentuk aksi premanisme. Namun kami juga berharap upaya ini tidak hanya sesaat, tapi terus ditingkatkan dan dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Purdiono kepada awak media ini, Rabu (4/6).
Ia menambahkan, masyarakat juga memiliki peran penting dalam memberantas premanisme dengan cara melaporkan segala bentuk tindakan intimidatif, pemalakan, dan kekerasan yang terjadi di lingkungan mereka.
“Penegakan hukum tidak bisa berjalan maksimal tanpa dukungan dari masyarakat. Premanisme bisa diberantas jika ada sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan warga,” ujarnya.
Politisi Golkar Kalteng juga mendorong adanya patroli rutin di titik-titik rawan, terutama di kawasan pasar, terminal, dan wilayah industri, yang kerap menjadi lokasi rawan aksi premanisme.
Dengan komitmen kuat dari aparat kepolisian dan dukungan penuh dari masyarakat serta pemerintah daerah, ia optimis Kalimantan Tengah bisa menjadi daerah yang lebih aman, nyaman, dan kondusif untuk semua pihak.(red/yd)













