Jakarta, NusaBorneo.com – Upaya Penjabat Bupati Barito Selatan, H. Deddy Winarwan, dalam melindungi varietas lokal berupa bunga anggrek hitam akhirnya terealisasi. Sertifikat tanda daftar varietas Bunga Anggrek Hitam Salokat Kusi Sanggu diserahkan langsung oleh Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP) Kementerian Pertanian RI, Leli Nuryati, kepada Deddy Winarwan di Kantor Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (27/2).
Leli Nuryati menyatakan, varietas Anggrek Hitam Sanggu Barsel kini menjadi milik Kabupaten Barito Selatan sesuai dengan UU Nomor 29 Tahun 2000 tentang Perlindungan Varietas Tanaman (PVT). “Proses pendaftaran ini sangat mudah dan gratis dengan syarat formulir, deskripsi varietas, dan foto tanaman,” ungkapnya.
Deddy Winarwan merasa bangga atas terdaftarnya Anggrek Hitam Sanggu Barsel. Menurutnya, pendaftaran varietas lokal ini adalah yang terbaru yang didaftarkan Pemkab Barsel melalui sistem online pada 5 Januari 2024.
“Anggrek Hitam Desa Sanggu Barsel memiliki ciri spesifik dari warna mahkota, kelopak hijau, corak lidah coklat, dan batang merambat ke atas. Keunggulannya adalah lama kesegaran bunga hingga 10 hari, ukuran bunga lebih besar, panjang rata-rata 5,35 cm dan lebar 6,3 cm,” jelas Deddy.
Wilayah sebaran Anggrek Hitam meliputi Desa Sanggu, Desa Madara, dan Desa Telang Andrau, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan. Deddy berharap varietas lokal ini dapat dilindungi agar tidak punah dengan tujuan mempromosikan dan meningkatkan nilai jualnya.
“Varietas tanaman yang terdaftar bukan hanya mencerminkan kekayaan biodiversitas lokal, tetapi tonggak penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat. Ini memacu kita untuk melestarikan varietas lokal lainnya,” imbuhnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Peternakan Barito Selatan, Ida Safitri, mengapresiasi upaya Deddy Winarwan dalam melindungi dan mengenalkan Anggrek Hitam. “Sesuai instruksi Penjabat Bupati, kami akan menginventarisir varietas lokal khas Barsel lainnya yang akan didaftarkan kembali,” ungkapnya.













