News

Balap Liar di RTA Milono Berubah Jadi Arena Taruhan, Warga Resah Minta Penindakan Tegas

×

Balap Liar di RTA Milono Berubah Jadi Arena Taruhan, Warga Resah Minta Penindakan Tegas

Sebarkan artikel ini
Aksi balap liar oleh sekelompok remaja di ruas Jalan RTA Milono, Palangka Raya, Minggu (03/05/2026) dini hari. (ist) 
Palangka Raya, Nusaborneo.com – Aktivitas balap liar kembali meresahkan warga Kota Palangka Raya. Kali ini, ruas Jalan RTA Milono diduga tidak hanya menjadi lokasi adu kecepatan ilegal, tetapi juga berkembang menjadi ajang taruhan yang melibatkan sejumlah pihak.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (03/05/2026) sekitar pukul 02.30 WIB. Jalan protokol yang biasanya menjadi jalur utama masyarakat berubah fungsi menjadi lintasan balap dadakan. Sejumlah remaja tampak menguasai badan jalan, sementara pengendara lain terpaksa melambat bahkan berhenti karena situasi yang tidak kondusif.

Suara knalpot bising dan laju kendaraan berkecepatan tinggi menambah ketegangan di lokasi. Warga yang melintas mengaku khawatir akan keselamatan mereka, mengingat aksi tersebut berlangsung tanpa pengamanan dan berisiko tinggi.

Fenomena ini semakin mengkhawatirkan karena diduga terorganisir melalui media sosial. Beberapa akun diketahui menyiarkan langsung aksi balap tersebut, yang diduga menjadi sarana komunikasi sekaligus tempat transaksi taruhan antar peserta maupun penonton.

Informasi yang beredar di masyarakat menyebutkan adanya perputaran uang dalam jumlah tertentu dalam setiap aksi balapan. Hal ini memunculkan dugaan bahwa kegiatan tersebut tidak lagi sekadar kenakalan remaja, melainkan sudah mengarah pada praktik perjudian terselubung.

Kondisi ini memicu reaksi warga yang mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak lebih tegas. Mereka berharap adanya patroli rutin yang disertai langkah konkret untuk membubarkan aksi balap liar serta menindak pelaku yang terlibat.

“Ini sangat meresahkan. Jalan umum kok dipakai balapan. Kami berharap ada tindakan nyata dari pihak berwenang agar kejadian seperti ini tidak terus berulang,” ujar salah seorang warga.

Masyarakat juga meminta aparat untuk menelusuri akun media sosial yang terlibat dalam penyebaran siaran langsung tersebut guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang mengatur kegiatan ilegal ini.

Jika tidak segera ditangani, warga khawatir praktik balap liar yang disertai dugaan perjudian ini akan semakin meluas dan merusak ketertiban serta rasa aman di Kota Palangka Raya. (red/jn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *