TAMIANG LAYANG, Nusaborneo.com – Akibat intensitas hujan yang cukup tinggi mengakibatkan beberapa wilayah di Barito Timur dilanda banjir. Salah satunya di Desa Haringen Kecamatan Dusun Timur, Penjabat (Pj) Bupati Barito Timur Indra Gunawan langsung terjun kelokasi, Minggu (10/12).
Peninjuan lokasi banjir tersebut Pj Bupati, lakukan evaluasi dampak banjir yang melanda sejumlah desa akibat curah hujan berlebihan dalam semalam. Banjir ini disebabkan peningkatan debit air sungai sirau, sungai talawei, dan sungai punghur.
Pj Bupati Bartim menyampaikan bahwa sebanyak 45 Kepala Keluarga (KK) di Desa Haringen terdampak, dengan ketinggian air mencapai 80 cm atau di atas lutut untuk 25 KK, dan 40 cm untuk 15 KK. Hal ini merupakan masalah bersifat rutin dan perlu penanganan serius.
“Dari koordinasi dengan Kepala Desa Haringen dan masyarakat setempat, perlu dilakukan pengerukan sungai agar lebih dalam serta pembuatan sodetan atau irigasi untuk mempercepat aliran air dan mencegah banjir merendam rumah warga,” ujar Pj Bupati Bartim.
Orang nomor satu ini, menekankan perlunya tindakan preventif, dengan memerintahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk melakukan inventarisasi terhadap warga yang terdampak.
“Langkah cepat perlu diambil untuk memastikan ketersediaan air bersih, bahan pokok, dan sarana kesehatan, sehingga warga dapat menjalani aktivitas sehari-hari tanpa kesulitan,” katanya.
Pj Bupati Bartim menegaskan bahwa pembersihan sungai dan pembangunan infrastruktur irigasi akan menjadi prioritas ke depan di Desa Haringen, dengan harapan dapat mengurangi risiko banjir yang terjadi setiap tahun.(pr)













