Pemkab Barut

Bupati Barito Utara Realisasikan Program 100 Hari Kerja, Pelajar Muara Teweh Terima Laptop dan SIP Pintar Optimal

×

Bupati Barito Utara Realisasikan Program 100 Hari Kerja, Pelajar Muara Teweh Terima Laptop dan SIP Pintar Optimal

Sebarkan artikel ini
Bupati H Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan dan Sekda Muhlis saat menyerahkan bantuan Program SIP Pintar Optimal ke Sejumlah Sekolah, Senin (15/12/2025). (ist)

Muara Teweh, Nusaborneo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara mulai merealisasikan salah satu program prioritas 100 hari kerja melalui penyaluran bantuan laptop Chromebook dan perlengkapan sekolah kepada pelajar tingkat SMP di Kota Muara Teweh. Program tersebut dikemas dalam skema SIP Pintar Optimal yang digagas untuk memperkuat akses pendidikan sekaligus mendukung pembelajaran berbasis digital.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST., MT., didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, di tiga sekolah, yakni SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, dan SMP Negeri 3 Muara Teweh, Senin (15/12/2025).

Bupati H. Shalahuddin menyampaikan bahwa program SIP Pintar Optimal merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam merealisasikan pendidikan gratis selama 16 tahun sebagaimana visi yang telah dicanangkan sejak awal kepemimpinannya.

“Pendidikan yang layak adalah hak setiap anak, bukan sekadar impian. Melalui program 100 hari kerja ini, kami mulai mewujudkannya dengan memberikan dukungan nyata berupa laptop dan perlengkapan sekolah,” ujar Shalahuddin dalam sambutannya.

Ia menegaskan, distribusi bantuan akan dilaksanakan secara bertahap oleh Dinas Pendidikan dengan prinsip pemerataan. Pemerintah daerah menargetkan seluruh pelajar di Kabupaten Barito Utara dapat menikmati program tersebut paling lambat pada tahun 2026.

“Pelaksanaannya memang bertahap. Kami berharap masyarakat bersabar, karena komitmen kami jelas, semua pelajar akan merasakan manfaat program ini,” tambahnya.

Selain menyoroti aspek fasilitas pendidikan, Bupati juga mengingatkan pentingnya pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan sikap dan adab yang baik.

“Peralatan modern hanyalah sarana. Nilai utama tetap pada adab, disiplin, dan rasa hormat kepada guru, karena di situlah fondasi masa depan dibentuk,” pesannya kepada para siswa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Syahmiludiin A. Surapati, menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran pada tahun 2025 membuat penyaluran bantuan baru menjangkau sekitar 4.000 siswa. Namun, program ini dipastikan berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.

“Untuk tahap awal, sekitar 4.000 siswa menerima bantuan. Ke depan, cakupan program akan diperluas hingga seluruh pelajar Barito Utara mendapatkan fasilitas yang sama,” jelasnya.

Kegiatan penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Barito Utara Drs. Muhlis, Asisten III Setda, Staf Ahli Bupati, Camat Teweh Baru, serta para kepala perangkat daerah terkait. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *