Jakarta, Nusaborneo.com – Upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Hal tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, bersama jajaran ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (KPK RI), Rabu (21/1/2026).
Kunjungan yang berlangsung di Gedung KPK RI, Jakarta, ini dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi sekaligus koordinasi terkait pelaksanaan program pencegahan korupsi, khususnya Monitoring Center for Prevention (MCSP) dan Survei Penilaian Integritas (SPI).
Bupati H. Shalahuddin menyampaikan bahwa konsultasi langsung dengan KPK merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh kebijakan dan program pemerintah daerah berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas.
“Pencegahan korupsi harus dimulai dari komitmen pimpinan dan dilaksanakan secara menyeluruh oleh seluruh perangkat daerah. MCSP dan SPI menjadi alat ukur penting untuk melihat sejauh mana integritas birokrasi kami berjalan,” ujar Shalahuddin.
Menurutnya, capaian yang baik dalam MCSP dan SPI tidak hanya berdampak pada penilaian administratif, tetapi juga berpengaruh besar terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik serta kepercayaan masyarakat kepada pemerintah daerah.
Rombongan Pemkab Barito Utara diterima oleh Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah III KPK RI, Ely Kusumastuti, S.H., M.Hum, didampingi Ketua Satgas Kasupgah Wilayah III, Maruli Tua. Dalam pertemuan tersebut, KPK menekankan pentingnya penguatan komitmen kepala daerah agar upaya pencegahan korupsi dapat diterapkan secara konsisten hingga ke level organisasi perangkat daerah.
Melalui koordinasi ini, Pemkab Barito Utara diharapkan mampu meningkatkan efektivitas sistem pencegahan korupsi secara berkelanjutan, sekaligus mewujudkan pemerintahan daerah yang berintegritas, terbuka, dan bertanggung jawab kepada publik. (red)













