Pemkab Mura

Bupati Mura Tegaskan Komitmen Penguatan SDM ASN Melalui Manajemen Talenta 2025

×

Bupati Mura Tegaskan Komitmen Penguatan SDM ASN Melalui Manajemen Talenta 2025

Sebarkan artikel ini
Bupati Murung Raya, Heriyus SE saat hadiri pendatanganan Komitmen Bersama Kepala Daerah se-Kalteng untuk mendukung pelaksanaan Manajemen Talenta ASN Tahun 2025, berlangsung AJT Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (9/12/2025). (ist) 

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura). Bupati Heriyus resmi menandatangani Komitmen Bersama Kepala Daerah se-Kalimantan Tengah untuk mendukung pelaksanaan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2025. Agenda tersebut digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (9/12/2025).

Dalam sambutan yang dibacakan Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, disebutkan bahwa era digital menuntut birokrasi untuk lebih responsif dan inovatif. Pemerintah daerah, kata Edy, harus mampu menyiapkan ASN yang memiliki kompetensi tinggi, berintegritas, serta mampu merespons perubahan dengan cepat.

“Manajemen talenta merupakan strategi jangka panjang, bukan hanya soal mutasi dan promosi jabatan. Ini tentang membangun kultur kerja yang sehat dan profesional demi pelayanan publik yang semakin berkualitas,” ujar Edy.

Bupati Heriyus menyatakan bahwa Murung Raya akan mengambil langkah konkret untuk mendukung implementasi kebijakan tersebut. Ia menekankan bahwa pengembangan talenta ASN menjadi pondasi penting untuk memperkuat kinerja birokrasi daerah.

“Ini momentum bagi Murung Raya untuk menata potensi ASN secara lebih terarah. Kami ingin memastikan setiap aparatur ditempatkan sesuai kompetensi dan memiliki ruang untuk berkembang,” ungkap Bupati.

Menurutnya, Pemkab Mura telah menyiapkan beberapa langkah lanjutan, meliputi pemetaan kompetensi, evaluasi kinerja, serta peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan pengembangan berkelanjutan.

Penerapan Manajemen Talenta ASN diharapkan menjadi akselerator terciptanya birokrasi yang adaptif, transparan, dan produktif. Selain meningkatkan kualitas layanan, kebijakan ini juga mendukung arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

“Dengan komitmen bersama ini, kami ingin memastikan reformasi birokrasi tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutup Heriyus. (red/lk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *