NewsPemko Palangka Raya

Di Tengah Karhutla, Relawan Tetap Nyalakan Semangat Merah Putih

×

Di Tengah Karhutla, Relawan Tetap Nyalakan Semangat Merah Putih

Sebarkan artikel ini
Relawan pemadam kebakaran dan petugas Satgas Karhutla mengikuti penghormatan bendera Merah Putih di tengah lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya, Kalteng, dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (ist)

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Kepulan asap dan kobaran api tak menyurutkan semangat para relawan pemadam serta petugas Satuan Tugas (Satgas) Darat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Di tengah aktivitas pemadaman, para relawan dan petugas menyempatkan waktu untuk mengibarkan sekaligus memberikan penghormatan kepada Sang Merah Putih sebelum kembali berjibaku dengan api.

Momen tersebut dilakukan di sejumlah lokasi karhutla, salah satunya di kawasan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya.

Bendera Merah Putih disematkan di lengan para relawan dan petugas yang tengah menjalankan tugas. Meski sederhana, aksi tersebut menjadi simbol kecintaan terhadap Tanah Air sekaligus semangat untuk terus mengabdi di tengah kondisi karhutla.

Sebelum kembali menyusuri area yang terbakar, para relawan dan petugas berdiri khidmat memberikan penghormatan kepada bendera Merah Putih.

Penghormatan itu dilakukan dengan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Tidak ada upacara besar ataupun perayaan meriah. Hanya penghormatan singkat yang dilakukan di sela-sela tugas memadamkan kebakaran.

Momen serupa juga dilakukan para relawan dan petugas Satgas Karhutla di lokasi kebakaran di Desa Tanjung Taruna.

Ketua Forum Relawan Damkar dan Pertolongan (FRDP) Kota Palangka Raya, Okki Maulana, mengatakan pengibaran bendera di sejumlah lokasi karhutla dilakukan secara spontan oleh para relawan.

Aksi tersebut, kata dia, juga mendapat dukungan dari petugas Satgas Karhutla yang sedang bertugas di lapangan.

“Karena kami menghargai hari jadi RI dan tidak ingin melewati momentum ini. Maka dari itu, bentuk apresiasi dan penghormatan kepada RI kami lakukan dengan pengibaran bendera di lokasi,” ujar Okki, Senin (17/8/2026).

Menurut dia, para relawan berharap perhatian dan dukungan pemerintah terhadap penanganan karhutla terus ditingkatkan, terutama di tengah masih luasnya area yang terbakar.

“Harapan kami besar, perhatian dari pemerintah pusat agar eskalasi luas lahan yang terbakar bisa berkurang,” katanya.

Bagi para relawan, tugas memadamkan karhutla bukan sekadar menjinakkan kobaran api.

Mereka juga harus memastikan api tidak menjalar semakin luas, tidak mendekati permukiman, serta tidak membahayakan keselamatan masyarakat.

Karena itu, di tengah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, semangat nasionalisme justru menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus menjalankan tugas di lapangan.

Para relawan berharap penanganan karhutla di Kalimantan Tengah, khususnya di wilayah Kota Palangka Raya, terus mendapat perhatian dan dukungan maksimal.

Di tengah semangat masyarakat merayakan kemerdekaan, perjuangan para relawan dan petugas di tengah api dan asap menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan sekaligus melindungi masyarakat.

Bagi mereka, mengibarkan Merah Putih di tengah lokasi karhutla bukan sekadar seremoni. Itu menjadi pengingat bahwa semangat untuk menjaga Tanah Air juga dapat diwujudkan melalui pengabdian, bahkan ketika perjuangan tersebut dilakukan di tengah kepulan asap dan kobaran api. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *