Pemkab Barut

Dorong Budaya Literasi, Disdik Barito Utara Gelar Pelatihan Cerpen di SMPN 1 Muara Teweh

×

Dorong Budaya Literasi, Disdik Barito Utara Gelar Pelatihan Cerpen di SMPN 1 Muara Teweh

Sebarkan artikel ini
Suasana Pelatihan Cerpen di SMP Negeri 1 Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara pada Sabtu (7/2/2026). (ist)

Muara Teweh, Nusaborneo.com – Upaya penguatan budaya literasi di lingkungan sekolah terus dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara. Salah satunya melalui Pelatihan Penulisan Cerita Pendek (Cerpen) yang digelar di Aula Komputer SMP Negeri 1 Muara Teweh, Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, Sri Rahayu, S.Pd., yang hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Syahmiluddin A. Surapati.

Dalam sambutannya, Sri Rahayu menyampaikan bahwa pelatihan penulisan cerpen menjadi langkah strategis untuk menindaklanjuti hasil analisis rapor pendidikan, khususnya pada aspek literasi yang masih perlu diperkuat secara berkelanjutan.

“Literasi merupakan fondasi penting dalam pembelajaran. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya dilatih menulis, tetapi juga mengasah daya pikir kritis, kreativitas, dan kepekaan terhadap lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi capaian SMP Negeri 1 Muara Teweh yang berhasil meraih Akreditasi A. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh warga sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan.

“Akreditasi A adalah pencapaian yang membanggakan. Ini menunjukkan bahwa sekolah memiliki kualitas yang baik dan mampu mencetak lulusan yang siap bersaing untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik di dalam maupun luar daerah,” katanya.

Meski demikian, Sri Rahayu menegaskan bahwa capaian tersebut harus diiringi dengan partisipasi aktif peserta didik, salah satunya melalui penguatan budaya literasi. Pelatihan cerpen dinilai sebagai sarana efektif untuk membiasakan siswa menuangkan ide, gagasan, serta pengalaman hidup ke dalam karya tulis yang bernilai edukatif dan inspiratif.

Melalui pelatihan ini, siswa dibekali pemahaman tentang sistematika penulisan cerpen, teknik merangkai alur cerita, serta penggunaan bahasa yang runtut dan menarik. Kompetensi tersebut diharapkan dapat berkembang melalui latihan yang konsisten dan berkesinambungan.

“Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Teruslah berlatih menulis dan bagikan ilmu yang didapat kepada teman-teman lainnya agar budaya literasi di sekolah semakin kuat,” pesannya.

Pelatihan penulisan cerpen ini diharapkan menjadi ruang lahirnya karya-karya kreatif siswa sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Barito Utara melalui penguatan literasi sejak dini. (red/at)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *