DPRD Kalteng

DPRD Kalteng Tekankan Pembinaan Berkelanjutan untuk Cetak Atlet dan Pemuda Berkualitas

×

DPRD Kalteng Tekankan Pembinaan Berkelanjutan untuk Cetak Atlet dan Pemuda Berkualitas

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Sugiyarto. 

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Komitmen untuk meningkatkan kualitas atlet dan generasi muda di Kalimantan Tengah terus didorong oleh DPRD setempat. Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto, menegaskan pentingnya pelaksanaan program olahraga dan kepemudaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Menurutnya, setiap program yang dijalankan tidak boleh sekadar menjadi agenda rutin tanpa hasil nyata. Ia menekankan bahwa manfaat program harus benar-benar dirasakan oleh para atlet maupun pemuda sebagai generasi penerus daerah.

“Program yang dilaksanakan harus memberikan dampak konkret. Jangan hanya bersifat seremonial, tetapi harus mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas atlet serta pemuda,” ujarnya, Minggu (23/3/2026).

Ia juga menyoroti pentingnya perencanaan yang matang dalam setiap program. Ke depan, kata dia, pembangunan di sektor ini perlu berorientasi pada kualitas, bukan sekadar kuantitas kegiatan.

Pembinaan atlet, lanjutnya, harus dilakukan secara konsisten, terarah, dan berkesinambungan. Tanpa pola pembinaan yang jelas dan berkelanjutan, potensi atlet daerah dikhawatirkan tidak berkembang secara maksimal.

“Jika pembinaan dilakukan secara rutin dan terstruktur, tentu hasilnya akan lebih optimal. Ini penting untuk menciptakan atlet berprestasi yang mampu bersaing,” tambahnya.

Selain itu, ia juga mendorong adanya sinergi yang kuat antara berbagai pihak, mulai dari DPRD, pemerintah daerah kabupaten/kota, hingga para pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi dinilai menjadi kunci dalam mencapai target pembangunan di bidang olahraga dan kepemudaan.

Tak kalah penting, pengawasan terhadap pelaksanaan program juga harus dilakukan secara berkala. Hal ini untuk memastikan program tetap berjalan sesuai kebutuhan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pengawasan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi perlu dilakukan bersama. Dengan begitu, program yang ada bisa benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.

Ia berharap, tahun 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan olahraga sekaligus mengembangkan potensi generasi muda di Kalimantan Tengah secara lebih optimal dan berdaya saing. (red/yd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *