Pulang Pisau, Nusaborneo.com – Keterbatasan jaringan internet di sejumlah wilayah pedesaan Kabupaten Pulang Pisau mendapat sorotan dari kalangan DPRD setempat. Pemerataan akses digital dinilai penting agar masyarakat desa tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi.
Anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Ragil Ari L. Supar, mengatakan percepatan digitalisasi harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga yang tinggal di kawasan terpencil. Menurutnya, kemajuan teknologi saat ini sudah menjadi kebutuhan dasar yang berkaitan dengan pendidikan, ekonomi, hingga pelayanan publik.
Ia menilai, akses internet yang memadai akan membuka banyak peluang bagi masyarakat desa, seperti pemasaran usaha secara daring, kemudahan belajar bagi pelajar, serta akses informasi yang lebih luas.
“Digitalisasi saat ini bukan lagi sekadar pilihan, tetapi kebutuhan. Masyarakat di pelosok juga berhak merasakan manfaat teknologi, baik untuk pendidikan, usaha, maupun pelayanan,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Ragil menambahkan, masih ada beberapa wilayah di Kabupaten Pulang Pisau yang mengalami kendala sinyal dan keterbatasan jaringan internet. Kondisi tersebut, kata dia, harus menjadi perhatian bersama.
Karena itu, DPRD mendorong pemerintah daerah bersama pihak terkait agar mempercepat pembangunan infrastruktur telekomunikasi, sehingga pemerataan jaringan dapat segera terwujud dan masyarakat desa bisa ikut berkembang di era digital. (TN)













