Palangka Raya, Nusaborneo.com – Polsek Pahandut bersama personel gabungan melakukan pengecekan titik panas (hot spot) di lahan bekas terbakar yang berada di kawasan Jalan Yos Sudarso III, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin (20/7/2026) sore.
Pengecekan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah kembali terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama pada musim yang rawan memicu munculnya titik api.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi melalui Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto mengatakan, petugas turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi lahan sekaligus mencari informasi terkait penyebab kebakaran yang sebelumnya terjadi.
“Dari hasil pengecekan, luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 0,02 hektare. Kondisi lahan ditumbuhi tanaman liar, semak belukar, dan merupakan kawasan dengan kontur tanah gambut,” ujar Iyudi.
Selain melakukan pemantauan, petugas juga memastikan proses pemadaman berjalan optimal. Upaya pemadaman dilakukan secara manual oleh personel dari Dinas Kehutanan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah.
Sekitar pukul 15.40 WIB, asap yang sebelumnya masih terlihat di lokasi dilaporkan telah hilang sehingga kondisi lahan dinyatakan aman dan terkendali.
Polsek Pahandut menegaskan kegiatan patroli dan pengecekan hot spot akan terus dilakukan sebagai langkah deteksi dini guna mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kota Palangka Raya. (red/am)













