Muara Teweh, Nusaborneo.com – Rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-33 tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (20/11/2025), kembali menyajikan berbagai kompetisi antar-kafilah yang berlangsung serentak di beberapa titik pelaksanaan di Kota Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara. Peserta dari seluruh kabupaten/kota di Kalteng dijadwalkan tampil pada sejumlah cabang dan golongan yang telah memasuki sesi penyisihan hingga babak final.
Mulai pukul 13.30 hingga 17.00 WIB, sejumlah cabang dipertandingkan bersamaan.
- Cabang Fahm Al-Qur’an terpusat di Aula Dinas Lingkungan Hidup.
- Cabang Syarh Putra berlangsung di Aula SMP Negeri 1 Muara Teweh.
- Untuk golongan Syarh lainnya, yaitu Naskah, Hiasan Mushaf, Digital, Dekorasi, dan Kontemporer, persaingan diikuti enam peserta putra maupun putri dan dipusatkan di Exelent Futsal.
Di cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), para finalis menampilkan paparan hasil kajian mereka di Aula CAT BKSDM Barito Utara.
Sementara itu:
- Tilawah golongan anak-anak digelar di Aula Kecamatan Teweh Tengah.
- Murattal Dewasa berlangsung di Masjid Raya Sirajhul Mu’minin.
- Mujawwad Dewasa diselenggarakan di Kafe Kopi Itah, masing-masing dengan tiga peserta qari dan tiga qari’ah.
Untuk Hadits 500 tanpa sanad, lomba berlangsung di HMS Islamic Center dengan nomor peserta 209–216 dan dipandu lima muhadditsin.
Memasuki malam hari, mulai pukul 19.30 hingga 23.00 WIB, rangkaian MTQH berlanjut dengan tiga cabang utama:
- Fahm Al-Qur’an di Aula PUPR,
- Syarh Putri di Aula SMP Negeri 1,
- Tilawah Dewasa di Arena Utama Tiara Batara, masing-masing diikuti tiga qari dan tiga qari’ah.
Sekretaris Umum LPTQ Provinsi Kalimantan Tengah, H.M. Yusi Abdhian, MHI, menegaskan bahwa seluruh arena telah dipersiapkan secara menyeluruh untuk mendukung kelancaran perlombaan.
“Panitia, dewan hakim, dan pendamping telah kami tempatkan di setiap lokasi. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian berjalan tertib dan peserta dapat tampil optimal,” ujarnya.
Dengan agenda yang cukup padat, MTQH XXXIII tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan, tetapi juga momentum bagi para kafilah untuk menampilkan dedikasi dan kecintaan mereka terhadap Al-Qur’an dan Hadits. Dukungan masyarakat Muara Teweh turut memberi semangat bagi para peserta yang berlaga hingga malam hari.
Gelaran MTQH XXXIII akan terus berlangsung hingga acara penutupan, yang ditunggu sebagai puncak penetapan para juara terbaik dari seluruh cabang yang dipertandingkan. (Red)













