NewsPendidikan

Jauh dan Bangunan Sekolah Rusak, ini Alasan Kenapa Siswa SDN-2 Kaburan Belajar Ditenda Darurat

×

Jauh dan Bangunan Sekolah Rusak, ini Alasan Kenapa Siswa SDN-2 Kaburan Belajar Ditenda Darurat

Sebarkan artikel ini

Kuala Kapuas, Nusaborneo.com -Dengan berbagai pertimbangan sekaligus memperhatikan dari segi asfek keselamatan serta kenyamanan pada saat melakukan proses belajar mengajar, inilah alasan siswa SDN-2 Kaburan Desa Kaburan Kecamatan Pasak Telawang melaksakan pembelajaran di tenda darurat.

Seperti dikatakan Feriyanto Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Pasak Telawang saat dikonfirmasi melalui telepon Rabu (24/7), kenapa siswa SDN tersebut meminta agar tidak memakai sekolah yang ada, hal ini dikarenakan selain jauhnya jarak antara rumah mereka dengan sekolah terlalu jauh dari pemukiman baru yaitu berkisar sekitar kurang lebih 10 Km dan juga bangunan sekolah tersebut sudah tidak layak dipergunakan.

Perlu diketahui sejak warga mendapatkan relokasi bedah rumah para orangtua siswa berharap bangunan sekolah tersebut dapat dipindahkan karena dari segi keamanan dan kenyamanan pada proses belajar mengajar dapat dirasakan oleh siswa, karena disekitar lokasi sekolah tersebut sudah tidak ada lagi warga yang bertempat tinggal dan sekitar lokasi sekolah tersebut banyak terdapat aktifitas pertambangan emas yang dilakukan masyarakat.

“Perlu saya jelaskan, kenapa siswa SD tersebut belajar ditenda darurat, hal ini bukan karena tidak ada bangunan sekolah namun selain kondisi bangunan sudah banyak yang rusak dan juga karena keinginan dari para orangtua siswa yang menjadi pertimbangan kita bersama selain jarak tempuh dari rumah cukup jauh dan sekolah tersebut sudah tidak ada warga lagi yang tinggal sehingga memperhatikan asfek keselamatan dan kenyamanan para siswa saat melaksakan PBM makanya hal inilah alasannya kenapa belajar ditenda darurat,” Kata Feriyanto.

Lebih lanjut, masih menurut Korwil, pada dasarnya sebagaimana laporan yang disampaikan berikut alasannya.

“Pihaknya sudah menindaklanjuti perihal ini dan membuat laporan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, dan ini sudah mendapatkan respon dengan baik. Bahkan untuk bantuan tenda sendiri diberikan oleh Dinas, sebagaimana pernyataan dinas pembangunan SDN-2 Kaburan akan dilaksanakan pada tahun 2025 mendatang,” tutup .(red/hp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *