Pemprov Kalteng

KPK Tinjau Digitalisasi Layanan di RSUD Doris Sylvanus, Dorong Pelayanan Kesehatan yang Transparan dan Efisien

×

KPK Tinjau Digitalisasi Layanan di RSUD Doris Sylvanus, Dorong Pelayanan Kesehatan yang Transparan dan Efisien

Sebarkan artikel ini
Foto Bersama. (ist)

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Upaya memperkuat tata kelola layanan kesehatan berbasis digital terus mendapat perhatian pemerintah pusat. Kamis (11/6/2026), tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) melakukan kunjungan kerja ke RSUD dr. Doris Sylvanus (RSDDS) Palangka Raya.

Kunjungan tersebut bertujuan mengamati penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMGOS) Versi 2 dan Rekam Medis Elektronik (RME) yang digunakan dalam proses klaim Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Selain itu, tim juga melakukan monitoring dan evaluasi implementasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tersebut.

Kegiatan dihadiri perwakilan KPK, Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, serta jajaran manajemen RSDDS. Seluruh rangkaian agenda berlangsung di Aula Gedung Pendidikan RSDDS.

Pelaksana Harian Direktur RSDDS, dr. Mikko Uriamapas Ludjen, Sp.OG., M.Kes, menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, kehadiran tim dari berbagai instansi menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas pelayanan rumah sakit.

Ia menjelaskan, integrasi SIMGOS Versi 2 dengan Rekam Medis Elektronik tidak hanya membantu mempercepat proses pelayanan pasien, tetapi juga mengurangi potensi kesalahan administrasi yang kerap terjadi dalam layanan kesehatan.

“Transformasi digital menjadi salah satu langkah penting untuk menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan aman bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Direksi Bidang Manajemen Klaim Unggulan BPJS Kesehatan, Mulyo Wibowo, menilai penggunaan sistem digital yang terintegrasi mampu memberikan manfaat bagi berbagai pihak. Selain memudahkan administrasi pasien, sistem tersebut juga mendukung pengelolaan klaim yang lebih efektif dan akuntabel.

Setelah sesi pemaparan, tim Stranas PK bersama Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan melakukan peninjauan langsung ke sejumlah unit layanan. Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain Instalasi Rawat Jalan, Instalasi Farmasi, ruang rawat inap Nusa Indah, serta pusat pengelolaan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit.

Dari peninjauan itu, tim melihat secara langsung bagaimana rekam medis elektronik diterapkan dalam proses pelayanan sehari-hari, mulai dari pencatatan data pasien hingga mendukung proses administrasi dan klaim kesehatan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan diskusi dan evaluasi hasil observasi lapangan. Berbagai temuan yang diperoleh menjadi bahan masukan bagi manajemen rumah sakit untuk terus menyempurnakan sistem layanan yang ada.

Melalui kunjungan tersebut, diharapkan digitalisasi layanan kesehatan di RSUD dr. Doris Sylvanus semakin optimal sehingga masyarakat dapat merasakan pelayanan yang lebih transparan, efisien, dan berkualitas di masa mendatang. (red/shah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *