News

Pria Diduga Mengamuk di Palangka Raya, Ibu dan Anak Jadi Korban Luka Bacok

×

Pria Diduga Mengamuk di Palangka Raya, Ibu dan Anak Jadi Korban Luka Bacok

Sebarkan artikel ini
Terduga Pelaku pembacokan Ketika di Amankan Kepolisian dan Warga Jalan G. Obos Kota Palangka Raya, Minggu (07/06/2026). (ist) 

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Warga Jalan G. Obos, Kota Palangka Raya, digegerkan dengan aksi seorang pria yang diduga mengamuk dan menyerang seorang ibu beserta anaknya menggunakan senjata tajam, Minggu (7/6/2026) pagi.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan G. Obos 6, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya. Berdasarkan informasi yang beredar di lokasi kejadian, pelaku diduga masuk ke rumah korban sebelum melakukan penyerangan yang menyebabkan kedua korban mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Setelah kejadian, pria tersebut dilaporkan melarikan diri ke arah Jalan G. Obos Induk. Aksinya sempat memicu kepanikan warga dan pengguna jalan karena pelaku disebut berlari sambil berteriak-teriak.

Sejumlah warga kemudian berupaya mengejar pelaku. Aksi pengejaran berlangsung hingga kawasan sekitar Hotel Luwansa. Di lokasi itu, warga akhirnya berhasil menghentikan dan mengamankan pria tersebut sebelum diserahkan kepada aparat kepolisian.

Salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi, Sandi (24), mengaku sempat melihat suasana mencekam saat pengejaran berlangsung.

“Warga ramai mengejar. Informasinya habis menyerang orang di G. Obos 6. Kondisinya saat itu teriak-teriak dan membuat warga panik,” ujarnya.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan pelaku telah berada dalam kondisi diamankan warga di tepi jalan. Sejumlah orang tampak mengelilinginya untuk mencegah terjadinya tindakan main hakim sendiri.

Dalam rekaman tersebut, pria itu terlihat mengenakan atribut bernuansa adat dan beberapa kali melontarkan kalimat yang tidak beraturan. Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya gangguan kejiwaan, meski hal itu masih menunggu hasil pemeriksaan pihak berwenang.

Sementara itu, korban dilaporkan telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga Minggu siang, belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait identitas pelaku, motif penyerangan, maupun kondisi terkini para korban.

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan guna mengungkap kronologi lengkap peristiwa yang sempat menghebohkan warga Palangka Raya tersebut. Warga berharap kasus itu segera dituntaskan agar memberikan rasa aman bagi masyarakat di lingkungan sekitar. (red/jn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *