Palangka Raya, Nusaborneo.com – Suasana tenang di kawasan Jalan Raflesia, Kelurahan Petuk Ketimpun, Kota Palangka Raya, mendadak berubah mencekam. Seorang montir bengkel berinisial AD (43), yang akrab disapa Agus Bengkel, ditemukan tewas secara tragis di rumahnya pada Sabtu pagi (10/1/2026).
Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di bangunan yang sehari-hari digunakan sebagai tempat tinggal sekaligus bengkel. Luka parah akibat tusukan senjata tajam terlihat jelas di bagian dada dan leher korban, dengan darah menggenangi lokasi kejadian.
Peristiwa berdarah tersebut terjadi di Jalan Tjilik Riwut Km 11, Kecamatan Jekan Raya. Dugaan sementara, korban tewas akibat tindakan kekerasan yang dilakukan oleh orang terdekatnya sendiri.
Tak lama setelah jasad korban ditemukan, aparat kepolisian dari Polresta Palangka Raya berhasil mengamankan seorang pria berinisial E. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, E diketahui merupakan keponakan kandung korban dan ditangkap di rumahnya yang berada tepat di belakang lokasi kejadian.
Kanit Jatanras Polresta Palangka Raya, Iptu Helmi Hamdani, membenarkan adanya peristiwa pembunuhan tersebut. Ia menyebutkan bahwa hubungan keluarga antara korban dan pelaku menjadi salah satu fokus penyelidikan polisi.
“Benar, korban dan terduga pelaku masih memiliki hubungan keluarga. Korban adalah paman dari pelaku,” kata Iptu Helmi kepada wartawan.
Saat ini, polisi masih mendalami motif yang melatarbelakangi aksi pembunuhan tersebut. Tim Inafis telah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan barang bukti, sementara jenazah korban dievakuasi ke RSUD dr. Doris Sylvanus guna dilakukan autopsi.
“Pelaku sudah kami amankan. Untuk motif, masih dalam proses pendalaman oleh penyidik,” pungkasnya. (Red/jn)













