DPRD Barut

Pelebaran Jalan Turunan Samping Jembatan Sei Tewei Masuk Program APBD 2026

×

Pelebaran Jalan Turunan Samping Jembatan Sei Tewei Masuk Program APBD 2026

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Suparjan Efendi.

Muara Teweh, Nusaborneo.com – Kabar baik bagi warga Kecamatan Teweh Baru. Jalan turunan di samping Jembatan Sei Tewei yang mengarah ke kawasan Manggala, tepatnya di RT 5 dan RT 6 Kelurahan Jambu, dipastikan akan diperlebar pada Tahun Anggaran 2026.

Kepastian tersebut disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Suparjan Efendi, melalui unggahan di media sosial pribadinya pada Minggu (18/1/2026). Ia menyebutkan, rencana pelebaran jalan tersebut merupakan hasil usulan sejak tahun 2025 dan kini telah masuk dalam agenda pembangunan daerah.

“Alhamdulillah, rencana pelebaran jalan turunan di samping Jembatan Sei Tewei menuju Manggala sudah masuk program tahun anggaran 2026. Usulan ini kita sampaikan sejak 2025,” ungkap Suparjan.

Ia menjelaskan, ruas jalan tersebut memiliki peran strategis karena menjadi penghubung utama antara wilayah Karengan dan Manggala. Kondisi jalan yang sempit selama ini dinilai kurang memadai untuk menampung volume kendaraan yang terus meningkat.

Menurut Suparjan, pelebaran jalan ini diharapkan mampu meningkatkan kelancaran lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman bagi pengguna jalan, terutama pada jam-jam sibuk.

“Jalur ini sangat vital. Setiap hari digunakan masyarakat untuk berbagai aktivitas, baik bekerja, berdagang, maupun menuju pusat Kota Muara Teweh. Maka peningkatan kualitas jalan menjadi kebutuhan mendesak,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen DPRD Barito Utara dalam mengawal pembangunan infrastruktur dasar yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.

“Kami akan terus mendorong pemerintah daerah agar pembangunan infrastruktur, khususnya akses jalan, menjadi prioritas karena berdampak langsung terhadap mobilitas dan perekonomian warga,” tegasnya.

Sebagai informasi, Jembatan Sei Tewei merupakan akses utama yang menghubungkan kawasan Karengan Jambu dengan Manggala. Kondisi jalan di sekitar jembatan tersebut menjadi salah satu titik penting dalam mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di Kecamatan Teweh Baru. (red/at)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *