Pemkab Barsel

Pemkab Barsel Petringati HAN 2024 Bertema Anak Terlindungi dan Merdeka Dari Kekerasan

×

Pemkab Barsel Petringati HAN 2024 Bertema Anak Terlindungi dan Merdeka Dari Kekerasan

Sebarkan artikel ini

Buntok, Nusaborneo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemka) Barito Selatan (Barsel) Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Kabupaten Barsel Tahun 2024 bertempat di GPU Jaro Pirarahan Kota Buntok, pada Senin (05/08).

Pj Bupati Barsel dalam sambutan yang dibabacakan Mirwansyah mengatakan kualitas anak dan generasi muda sangat menentukan tingkat kemajuan sebuah bangsa. Setiap anak perlu mendapat kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, baik fisik, mental maupun sosial. Tak kalah penting, anak juga harus memperoleh perlindungan dan pemenuhan hak-haknya.

‘’Dalam Kegiatan Peringatan HAN  ke-40 Tingkat Kabupaten Barito Selatan Tahun 2024 ini, saya ingin mengajak semua Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Selatan dan seluruh komponen masyarakat untuk terus meningkatkan komitmennya dan bersama-sama mengupayakan pemenuhan dan perlindungan anak khususnya di Kabupaten Barito Selatan ini,” ucapnya.

‘’Diharapkan momen Kegiatan Perayaan Hari Anak Nasional Tingkat Kabupaten Barito Selatan Tahun 2024 ini dapat menggugah setiap individu, orang tua, keluarga, pendidik, masyarakat, dunia usaha, media, pemerintah dan semua pihak akan pentingnya peran, tugas dan kewajiban masing-masing dalam memenuhi serta melindungi hak anak-anak kita,’’ tegas.

Kegiatan ini dihadiri Asisten Administrasi Umum Mirwansyah mewakili Penjabat (Pj) Bupati Barito Selatan (Barsel) H. Deddy Winarwan.

Sementara Bunda Forum Anak Barsel Hj. Erna Adriani Palupi mengatakan selain pemenuhan hak hidup, hak tumbuh kembang dan perlindungan, negara juga wajib dalam pemnuhan hak peningkatan kreatifitas anak yakni salah satunya dengan pelaksanaan peringatan hari anak.

Dengan tema HAN tahun ini yaitu anak terlindungi, Indonesia maju dengan sub tema anak Merdeka dari kekerasan, perkawinan anak, pekerja anak dan stunting jangan menjadi slogan saja. Karena di pundak anak-anak Barito Selatan masa depamn berada, sudah seharusnya kita menjadikan mereka insan yang religius memiliki semangat kebangsaan dan cinta tanah air, disiplin dan kerja keras.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *