Keberhasilan ini bukan perkara mudah. Para penyelam harus bekerja di tengah kondisi perairan yang keruh, berlumpur, serta arus yang cukup kuat. Jarak pandang di bawah air yang sangat terbatas juga menjadi tantangan tersendiri bagi personel selama proses pencarian berlangsung.
Meski menghadapi berbagai kendala, tim gabungan tetap melanjutkan penyelaman dengan penuh kehati-hatian. Upaya tanpa kenal lelah itu akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya CVR helikopter tersebut.
Operasi pencarian dipimpin Kasi Ops Korem 102/Pjg Kolonel Inf Abdul Jamal Husin selaku ketua tim. Sejumlah unsur turut terlibat, di antaranya Tim SAR Penyelam TNI KOPPEBA yang dipimpin Kolonel Laut (S) Suwandi, personel Penerbad, serta Basarnas.
Pencarian tersebut dilanjutkan atas perintah Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., dengan sasaran utama menemukan Cockpit Voice Recorder di lokasi kejadian.
Setelah berhasil diangkat dari perairan, CVR selanjutnya diserahkan kepada Tim Investigasi Puspenerbad untuk mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.
Pangdam XXII/Tambun Bungai menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan unsur terkait yang telah bekerja sama dalam operasi pencarian tersebut.
Keberhasilan ini menjadi bukti kerja sama dan dedikasi seluruh tim di lapangan. Di tengah kondisi alam yang tidak mudah, setiap personel menjalankan tugasnya dengan satu tujuan, yakni menemukan perangkat penting tersebut untuk mendukung proses investigasi. (red)













