Yogyakarta, Nusaborneo.com – PT Adaro Energy Indonesia Tbk bersama Mitra Kerjanya menggelar kegiatan Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) di Yogyakarta selama 3 hari sejak 23 – 26 Juni 2025 sebagai upaya mempererat sinergi antara perusahaan dan insan pers di Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Acara ini dihadiri oleh pemimpin redaksi dari berbagai media cetak, daring, dan televisi serta Ketua PWI Kalteng, Kalsel, PWI Jogjakarta dan Ketua IJTI Kalteng.
Forum yang di gagas oleh PT. Adaro dan mitra kerja ini menjadi wadah dialog terbuka yang dibuka langsung oleh Land and Community Management Department Head PT Adaro Indonesia, Djoko Soesilo.
Dalam sambutannya, Djoko Soesilo menyampaikan apresiasi kepada media yang selama ini menjadi mitra strategis perusahaan.
“Kami percaya media memiliki peran penting dalam membangun persepsi publik dan menciptakan ruang diskusi yang sehat,” ujar Djoko.
Sementara Forum Pemred yang kedua kali ini merupakan agenda tahunan yang digagas langsung oleh PT Adaro untuk memperkuat komunikasi dan transparansi dengan media.
Kegiatan forum juga diisi dengan sesi diskusi panel menghadirkan para pemred, ketua organisasi profesi. Salah satu topik utama yang dibahas adalah Tantangan pers ditengah badai algoritma, intimidasi, dan kriminalisasi.
Salah satu peserta forum pemred, yang juga Ketua IJTI Kalteng, Samsudinnor mengatakan terlebih dahulu mengucapakan terimakasih kepada PT. ADARO Indonesia yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.
“Selain menambah wawasan bagi peserta, kegiatan ini sangat bermafaat bagi peran pers untuk menggali tantangan media mainstream ditengah maraknya media sosial yang telah mengambil perananya,” ujarnya.
Kegiatan Forum Pemred, para peserta juga mendapat sesi kunjungan ke beberapa tempat di Yogyakarta, sebegai bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya lokal. (red)













