Palangka Raya, Nusaborneo.com – Aksi nekat yang dilakukan oleh para remaja membakar sepeda motor milik masyarakat pengguna jalan. Kejadian tersebut terjadi pada Minggu (5/11/1023) Pukul 03.00 WIB di Jalan Dr Murjani, Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya.
Sebelum kejadian para remaja ini menggelar aksi balapan liar dengan memacu kendaraannya berkecepatan tinggi. Setiap malam Minggu Pertigaan Jalan Protokol antara Jalan Dr Murjani dan Jalan Ahmad Yani Kota Palangkaraya dipenuhi oleh para pelaku balap liar dan penonton.
Aksi nekat pembakaran sepeda motor ini diduga akibat ulah para penonton dan para pelaku balapan liar karena emosi dan marah.
Pejabat sementara Kapolsek Pahandut AKP Suharno mengatakan bahwa sebelum terjadinya pembakaran sepeda motor ada salah satu pelaku balap liar menabrak warung sehingga memancing kemarahan warga.
Untuk sepeda motor yang dibakar bukan milik salah satu pelaku balapan liar melainkan milik masyarakat yang saat itu melintas di jalan tersebut dan terserempet oleh pelaku balapan liar hingga terjatuh.
Korban yang terserempet motor para pelaku balap liar ini ketakutan karena banyaknya massa dan kabur meninggalkan tempat tersebut untuk meminta bantuan kepada temannya namun saat kembali lagi ke lokasi kejadian sepeda motornya sudah dibakar massa yang tak lain adalah para remaja atau penonton dan para pelaku balap liar.
Didalam video viral yang beredar media sosial, para pelaku yang rata-rata masih berusia remaja ini merusak sepeda motor tersebut dan langsung membakarnya.
Hingga saat ini Aparat Kepolisian Polsek Pahandut, masih melakukan penyelidikan kasus ini.
Sementara itu, Sebelum aksi pembakaran satu unit sepeda motor, dilokasi yang sama Tim Patroli dari PPRC Ditsamapta Polda Kalteng sudah melakukan pembubaran balapan liar.
Ada sebanyak 20 Orang yang diamankan beserta 16 unit sepeda motor hingga dibawa ke markas Polisi.
Namun setelah petugas kepolisian berada di Markas, para pelaku balap liar yang sebagian kabur, kembali mengggelar aksi balapan liar hingga menjelang ibadah sholat subuh.(red/wa)













