Palangka Raya, Nusaborneo.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai kembali terjadi di wilayah Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah. Kali ini, kebakaran melanda lahan gambut seluas lebih dari satu hektare yang berada di kawasan Jalan Hiu Putih atau Jalan Diklat, Kelurahan Bukit Tunggal, Kota Palangka Raya, Sabtu sore (17/01/2026). Kebakaran tersebut diduga kuat dilakukan secara sengaja oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk kepentingan pembukaan lahan.
Kobaran api tampak membumbung tinggi membakar lahan gambut yang ditumbuhi semak belukar. Kondisi cuaca panas yang disertai angin kencang membuat api dengan cepat menjalar dan sempat membakar sebuah pondok yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Petugas pemadam kebakaran dari Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, serta dibantu sejumlah relawan Damkar Kota Palangka Raya, segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Dengan mengandalkan sisa air di parit sekitar lahan, petugas berjibaku memadamkan api yang menyala di lahan gambut.
Jauhnya akses menuju titik api sempat menjadi kendala dalam proses pemadaman. Namun setelah kurang lebih satu jam melakukan upaya pemadaman intensif, petugas berhasil menyekat dan memadamkan api agar tidak meluas ke area lain.
Komandan Regu Damkar Dinas Kehutanan Kalteng, Samsudin, menjelaskan bahwa kondisi lahan gambut membuat proses pemadaman memerlukan waktu dan penanganan khusus.
“Untuk lokasi kebakaran lahan tadi di Jalan Diklat, Kelurahan Bukit Tunggal, kami melakukan pemadaman dengan memanfaatkan sumber air yang ada di sekitar lokasi sambil melakukan penyekatan agar api tidak meluas,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, lahan gambut seluas lebih dari satu hektare tersebut diduga sengaja dibakar untuk kepentingan pribadi, seperti pembukaan lahan perkebunan.
Meski api telah berhasil dipadamkan, petugas masih terus melakukan proses pembasahan dengan menyemprotkan air secara intensif. Langkah ini dilakukan guna memastikan sisa api di dalam lapisan gambut benar-benar padam dan tidak kembali memicu kebakaran. (red/foto:ist)













