Pemkab Kapuas

Sekda Kapuas Tekankan Kehati-hatian Kebijakan pada Evaluasi Kinerja Perumdam Tirta Pambelom

×

Sekda Kapuas Tekankan Kehati-hatian Kebijakan pada Evaluasi Kinerja Perumdam Tirta Pambelom

Sebarkan artikel ini
Sekda Kapuas Usis I. Sangkai pimpin Rapat Evaluasi Kinerja Direktur Perumdam Tirta Pambelom Triwulan IV di Ruang Rapat Kantor Bupati Kapuas, Jumat (20/2/2026) pagi. (ist)

Kuala Kapuas, Nusaborneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar evaluasi kinerja Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Pambelom untuk Triwulan IV periode 19 November 2025 hingga 19 Februari 2026. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Kapuas, Jumat (20/2/2026) pagi, dan dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I. Sangkai.

Evaluasi tersebut dihadiri Direktur Perumdam Tirta Pambelom Abisua Setia Nugroho, para asisten Setda, kepala perangkat daerah, serta undangan terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas.

Dalam paparannya, Direktur Perumdam menyampaikan capaian kinerja sepanjang 2025, mulai dari realisasi rencana bisnis, kondisi keuangan, hingga berbagai upaya perbaikan layanan. Ia juga menguraikan perkembangan pendapatan dan biaya operasional, efektivitas penagihan, serta kinerja produksi dan distribusi air bersih hingga akhir Triwulan IV.

Aspek operasional turut menjadi sorotan, termasuk data tingkat kebocoran (NRW), jumlah sambungan rumah, rasio karyawan, serta cakupan pelayanan administrasi. Tren pendapatan lima tahun terakhir dipresentasikan lengkap dengan perbandingan biaya dan posisi laba-rugi perusahaan.

Selain itu, rapat membahas kewajiban perusahaan yang masih berjalan, meliputi rekap sisa utang per 31 Desember 2025, baik kepada pihak ketiga maupun kewajiban internal seperti gaji karyawan serta iuran BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.

Untuk rencana bisnis, manajemen Perumdam melaporkan sejumlah program yang telah dijalankan, antara lain penurunan kebocoran, efisiensi energi dan pengolahan, peningkatan kompetensi SDM, penggantian meter pelanggan, perluasan jaringan distribusi, serta optimalisasi penagihan. Upaya peningkatan pelayanan juga dilakukan melalui perbaikan pipa bocor, pemeliharaan pompa intake dan distribusi, pengukuran tekanan air, hingga penambahan jam operasional 24 jam di Unit IKK Basarang.

Direktur Perumdam juga menyampaikan sejumlah kendala, termasuk rencana pembangunan kantor baru yang belum terealisasi karena persoalan lahan dan sertifikat yang masih berada di pihak ketiga. Di sisi lain, usulan penyertaan modal dan subsidi tarif telah disampaikan melalui BKAD Kabupaten Kapuas.

Menanggapi hal tersebut, Sekda Kapuas menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam setiap kebijakan, khususnya yang berdampak pada beban keuangan perusahaan. Ia mengingatkan agar tidak ada penambahan pengeluaran yang tidak mendesak, termasuk penambahan pegawai, karena berpotensi memperberat kondisi perusahaan.

“Pemerintah daerah siap memberikan dukungan, namun semuanya harus sesuai aturan. Pengambilan keputusan harus dipantau dengan cermat agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” tegasnya.

Melalui evaluasi ini, Pemkab Kapuas berharap Perumdam Tirta Pambelom terus melakukan pembenahan secara terukur, memperkuat tata kelola yang transparan dan akuntabel, serta meningkatkan kualitas dan keberlanjutan layanan air bersih bagi masyarakat Kuala Kapuas dan sekitarnya. (red/hp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *