NewsPemko Palangka RayaPemprov Kalteng

Tim Psikologi Polda Kalteng Dampingi Petugas Karhutla, Jaga Mental di Tengah Kepungan Asap

×

Tim Psikologi Polda Kalteng Dampingi Petugas Karhutla, Jaga Mental di Tengah Kepungan Asap

Sebarkan artikel ini
Tim Psikologi Biro SDM Polda Kalteng memberikan pendampingan dan penguatan mental kepada personel yang terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya.

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah tidak hanya membutuhkan kesiapan fisik. Kondisi mental para petugas yang berjibaku memadamkan api juga menjadi perhatian Polda Kalimantan Tengah (Kalteng).

Untuk itu, Polda Kalteng melalui Bagian Psikologi Biro Sumber Daya Manusia (SDM) menerjunkan tim psikologi ke sejumlah posko karhutla di Kota Palangka Raya.

Tim tersebut memberikan pendampingan psikologis, konseling, penguatan mental, hingga teknik relaksasi kepada personel yang terlibat dalam penanganan karhutla.

Karo SDM Polda Kalteng Kombes Pol Adewira Negara Siregar mengatakan, pendampingan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan.

Menurut dia, penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan memastikan api berhasil dipadamkan. Kondisi psikologis petugas di lapangan juga perlu diperhatikan agar mereka dapat menjalankan tugas secara optimal.

“Tim psikologi dikerahkan ke sejumlah posko Karhutla di Kota Palangka Raya. Di lokasi, personel memberikan layanan konseling kepada anggota gabungan dari Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, relawan,” kata Adewira.

Ia menjelaskan, petugas karhutla menghadapi berbagai tekanan selama berada di lapangan. Mereka harus bekerja di tengah asap, menghadapi kelelahan fisik, serta mengantisipasi kemungkinan api meluas.

Situasi tersebut, kata Adewira, berpotensi memicu stres apabila tidak diimbangi dengan pengelolaan kondisi mental yang baik.

“Untuk itu, kami dari Psikologi Biro SDM hadir memberikan pendampingan ini agar personel tetap prima saat bertugas,” ujarnya.

Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Budi Rachmat menambahkan, aspek keselamatan personel menjadi salah satu perhatian utama dalam operasi penanganan karhutla.

Ia menilai petugas yang berada di garis depan harus memiliki ketahanan fisik sekaligus mental agar mampu menghadapi kondisi lapangan yang berat.

“Para pejuang di garis depan harus kuat secara fisik dan sehat secara mental. Begitu juga masyarakat kita. Penanganan Karhutla harus menyeluruh, mulai dari pemadaman hingga pemulihan psikis,” kata Budi.

Dengan pendampingan tersebut, Polda Kalteng berharap para personel yang terlibat dalam penanganan karhutla dapat menjaga kondisi psikologis selama bertugas.

Langkah itu juga diharapkan membuat proses pemadaman dan penanganan karhutla dapat berjalan lebih optimal, tanpa mengabaikan kesehatan dan keselamatan para petugas.

Kalau Anda mau, saya juga bisa buatkan 3 versi judul alternatif yang lebih “klik” ala headline Kompas.com, tanpa terkesan clickbait. (red/am)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *