News

TNI AD Perkuat Karya Bakti untuk Buka Akses dan Penuhi Kebutuhan Dasar Warga

×

TNI AD Perkuat Karya Bakti untuk Buka Akses dan Penuhi Kebutuhan Dasar Warga

Sebarkan artikel ini
Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin mengikuti Video Conference Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat yang dipimpin Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Makodim 1011/Klk, Rabu (23/9/2026).

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus didorong TNI Angkatan Darat melalui program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat. Program tersebut diarahkan untuk menjawab kebutuhan dasar warga, mulai dari akses jalan dan jembatan hingga air bersih, rumah layak huni, fasilitas pendidikan, dan tempat ibadah.

Hal itu menjadi salah satu pembahasan dalam Video Conference (Vidcon) Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Rabu (23/9/2026).

Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, mengikuti kegiatan tersebut dari Makodim 1011/Klk. Vidcon juga diikuti para Pangdam, Danrem, dan Dandim jajaran TNI AD di seluruh Indonesia.

Dalam arahannya, Kasad meminta jajaran TNI AD memperkuat semangat gotong royong melalui Karya Bakti dalam skala yang lebih luas. Program tersebut diharapkan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.

Karena itu, para Komandan Kodim diminta menguasai kondisi wilayah secara detail. Data mengenai kebutuhan jembatan, sumber air bersih, rumah tidak layak huni, lahan ketahanan pangan, hingga penanganan stunting harus dihimpun secara akurat.

“Pendataan harus dilakukan secara akurat,” demikian salah satu penekanan dalam arahan Kasad.

Program prioritas TNI AD yang diarahkan untuk masyarakat meliputi TNI AD Manunggal Air, ketahanan pangan nasional, pembangunan jembatan perintis, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) dan mandi cuci kakus (MCK), penanganan stunting, serta bakti kesehatan.

Pembangunan jembatan menjadi salah satu perhatian karena keberadaan infrastruktur tersebut dapat membuka akses masyarakat yang selama ini terisolasi.

Hingga Agustus 2026, TNI AD mencatat telah mengerjakan 3.008 jembatan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.500 titik telah dirampungkan dan diresmikan bersama Presiden RI.

Pembangunan itu disebut telah membuka akses bagi 7.807 desa, 9.008 sekolah, dan 4.502 fasilitas kesehatan serta memberikan manfaat kepada sekitar 4,5 juta jiwa.

TNI AD menargetkan sedikitnya 5.000 titik jembatan dapat diselesaikan hingga akhir 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XXII/Tambun Bungai juga memaparkan rencana Karya Bakti TNI AD di wilayah Kodam XXII/Tambun Bungai.

Sejumlah program disiapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, antara lain peningkatan jalan sepanjang 18 kilometer, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH), penyediaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), serta penyediaan air bersih melalui sumur bor.

Selain infrastruktur dasar, Karya Bakti juga mencakup rehabilitasi rumah tidak layak huni, tempat ibadah, dan sekolah, serta pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).

Program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang langsung dirasakan masyarakat, terutama warga yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap infrastruktur dasar.

Usai mengikuti vidcon, Mayjen TNI Zainul Arifin mengatakan Kodam XXII/Tambun Bungai siap menindaklanjuti arahan Kasad.

“Kodam XXII/Tambun Bungai siap mendukung pelaksanaan Karya Bakti Skala Besar TNI AD untuk rakyat,” ujarnya.

Bagi masyarakat di wilayah yang membutuhkan, pembangunan jalan, akses air bersih, fasilitas sanitasi, hingga rumah yang lebih layak bukan sekadar proyek infrastruktur. Kehadiran fasilitas tersebut dapat menjadi bagian penting dalam membuka akses pendidikan, layanan kesehatan, aktivitas ekonomi, dan meningkatkan kualitas kehidupan sehari-hari. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *