Palangka Raya, Nusaborneo.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya mengurangi kesenjangan akses pendidikan dengan menghadirkan program Try Out Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 secara gratis bagi siswa, termasuk di wilayah pedalaman.
Program ini digagas di bawah kepemimpinan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran melalui Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, bekerja sama dengan platform pendidikan Ruangguru.
Selama ini, akses terhadap bimbingan belajar (bimbel) masih menjadi tantangan, terutama di daerah terpencil. Selain jumlahnya terbatas, biaya bimbel yang relatif tinggi membuat banyak siswa tidak mampu mengakses layanan tersebut. Akibatnya, sebagian besar siswa menghadapi UTBK tanpa pengalaman simulasi ujian yang memadai.
Program try out gratis ini hadir sebagai solusi alternatif. Dengan dukungan teknologi dari Ruangguru, siswa dapat merasakan pengalaman ujian berbasis komputer yang menyerupai UTBK sesungguhnya, lengkap dengan latihan soal berkualitas dan sistem evaluasi yang terstruktur.
Sejumlah siswa mengaku merasakan manfaat langsung dari program ini. Fujianti, siswi kelas XII SMAN 1 Dusun Utara, menyebut try out tersebut memberinya gambaran nyata tentang ujian sehingga meningkatkan rasa percaya diri. Hal serupa diungkapkan Keysa Fadila Nasiti dari SMAN 1 Timpah yang menilai soal-soal yang diberikan cukup menantang dan aplikasinya mudah digunakan.
Cindy Antika Putri dari SMAN 1 Kota Besi juga menyoroti kesesuaian sistem dengan UTBK asli, termasuk jumlah soal dan durasi pengerjaan. Sementara itu, Gugun Albertus menilai kegiatan ini penting untuk mengukur kemampuan diri sekaligus menyadarkan pentingnya persiapan matang.
Apresiasi juga datang dari siswa lain seperti Helvi Septian Saputra dan Salma Olivia yang menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah. Mereka menilai program ini membantu meningkatkan kesiapan sekaligus memberikan kesempatan yang lebih adil bagi siswa di daerah.
Tak hanya sebagai sarana latihan, program ini juga berfungsi sebagai alat evaluasi. Mandala Jossi mengungkapkan bahwa try out membantu mengidentifikasi kelemahan yang perlu diperbaiki. Senada, Franugia Fersaly Inggie berharap program ini dapat terus berlanjut agar semakin banyak siswa di pedalaman memperoleh manfaat yang sama.
Melalui inisiatif ini, Pemprov Kalimantan Tengah menunjukkan komitmennya dalam membuka akses pendidikan yang lebih merata. Program try out UTBK gratis menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa keterbatasan geografis dan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi siswa dalam meraih pendidikan tinggi. (Red)













