Pemkab Pulpis

Wabup Jayadi Buka Launching Kegiatan Intervensi Spesifik Tim Pencegahan dan Penurunan Stunting Kabupaten Pulang Pisau Tahun 2025

×

Wabup Jayadi Buka Launching Kegiatan Intervensi Spesifik Tim Pencegahan dan Penurunan Stunting Kabupaten Pulang Pisau Tahun 2025

Sebarkan artikel ini
Wabub Ahmad Jayadikarta saat membuka launching intervensi spesifik tim pencegahan penurunan stunting tahun 2025, Senin (20/10/2025).

Pulang Pisau, Nusaborneo.com – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau (Pemkab Pulpis) menggelar Launching Kegiatan Intervensi Spesifik Tim Pencegahan, Percepatan, dan Penurunan Stunting Tahun 2025 yang berlangsung di Rumah Bambu, Desa Buntoi, Senin (20/10/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengoordinasikan dan menggerakkan berbagai pihak terkait, seperti pemerintah daerah, TP-PKK, para kader, dan tim pendamping keluarga (TPK), agar secara serentak melakukan intervensi spesifik dan sensitif guna menekan angka stunting. Fokus kegiatan meliputi layanan pemeriksaan ibu hamil, pemberian suplementasi gizi, serta edukasi di tingkat keluarga.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Jayadi Karta, yang mewakili Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Rifa’i. Kegiatan ini turut dihadiri para asisten, kepala OPD, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wabup Jayadi menyampaikan bahwa program intervensi spesifik ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam menangani masalah stunting.

“Alhamdulillah, kegiatan penanganan stunting di Kabupaten Pulang Pisau sudah berjalan. Saat ini terdapat sekitar sembilan desa lokus stunting dengan jumlah anak terdampak mencapai 462 orang. Dengan pemberian makanan bergizi dan vitamin, kita berharap angka stunting di Pulang Pisau yang sebelumnya 27,9 persen dapat turun di bawah 20 persen pada tahun 2025,” ujar Wabup Jayadi.

Lebih lanjut, Wabup menambahkan bahwa penanganan stunting di Pulang Pisau tidak hanya dilakukan oleh pemerintah daerah, tetapi juga melalui kolaborasi dengan Tim TP3S (Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting) serta dukungan dari sektor swasta.

“Selain kerja sama antarinstansi, kami juga mendapat dukungan dari lima perusahaan melalui program CSR mereka yang turut berpartisipasi dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Pulang Pisau,” jelasnya.

Dengan adanya sinergi lintas sektor ini, pemerintah daerah optimistis target penurunan angka stunting dapat tercapai, menuju Pulang Pisau yang lebih sehat dan sejahtera. (tn)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *