Pasuruan, Nusaborneo.com – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, menegaskan bahwa pemutakhiran data digital pertanahan merupakan pekerjaan rumah bersama yang harus dikawal secara berkelanjutan oleh seluruh jajaran pertanahan di daerah.
Hal tersebut disampaikan Wamen Ossy saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Pasuruan, Minggu (01/02/2026). Ia meminta para Kepala Kantah untuk aktif mengidentifikasi persoalan di lapangan dan tidak ragu mengoordinasikan kebutuhan dukungan ke tingkat yang lebih tinggi.
“Jika kita ingin menyelesaikan masalah, kita harus tahu metodologi penyelesaiannya. Bila membutuhkan dukungan, sampaikan ke Kepala Kantah, lalu diteruskan ke Kanwil agar bisa kita kerjakan bersama,” ujar Ossy.
Ia mengungkapkan, hingga saat ini masih terdapat sekitar 12 juta bidang tanah di Indonesia yang masuk dalam kategori Kualitas Data Bidang Tanah (KW) 4, 5, dan 6. Bidang-bidang tersebut merupakan sertipikat lama yang belum sepenuhnya terintegrasi ke dalam sistem data digital ATR/BPN.
Secara rinci, KW 4 mencakup bidang tanah dengan data fisik dan yuridis yang telah lengkap namun belum terpetakan secara spasial. KW 5 memiliki data yuridis lengkap, tetapi data fisik dan peta kadastralnya masih perlu ditingkatkan. Sementara KW 6 merupakan bidang tanah yang masih memerlukan perbaikan menyeluruh pada data fisik, yuridis, dan spasial.
Dalam kesempatan tersebut, Wamen Ossy menyampaikan harapan agar Provinsi Jawa Timur menjadi wilayah yang progresif dalam mendorong percepatan pemutakhiran data pertanahan secara nasional. Ia juga mengingatkan pentingnya pendekatan yang realistis dengan memilah bidang tanah yang dapat segera diselesaikan dan yang memerlukan penanganan khusus.
Selain melakukan pembinaan internal, Wamen Ossy menyerahkan sertipikat tanah secara langsung kepada enam orang masyarakat di Kabupaten dan Kota Pasuruan. Penyerahan ini disebutnya sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan kepastian hukum atas hak atas tanah.
Wamen Ossy turut mengapresiasi kinerja Kantah Kabupaten Pasuruan yang dinilainya telah menciptakan lingkungan kerja yang bersih, tertib, dan didukung semangat kerja pegawai yang tinggi. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kanwil BPN Provinsi Jawa Timur Asep Heri, serta jajaran Kantah Kabupaten dan Kota Pasuruan. (Red/foto:ist)













