DPRD Palangka RayaNewsPemko Palangka Raya

Warga Jalan Isakar Udang Keluhkan Drainase Tak Normal, Air Kerap Meluap ke Rumah

×

Warga Jalan Isakar Udang Keluhkan Drainase Tak Normal, Air Kerap Meluap ke Rumah

Sebarkan artikel ini
ISTIMEWA

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Warga Jalan Isakar Udang Kelurahan Bukit Tunggal, Kota Palangka Raya, mengeluhkan kondisi aliran drainase yang tidak berfungsi normal.

Akibatnya, air kerap meluap dan masuk ke rumah-rumah warga, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.

Ketua RT 16 RW 14 Jalan Isakar Udang Jawawi, mewakili warga setempat menyampaikan bahwa permasalahan tersebut telah dirasakan selama lebih dari tujuh tahun. Warga yang terdampak tersebar di ujung Gang 7, serta Gang 1 hingga Gang 5, termasuk Gang Paradeso.

“Setiap kali hujan lebat, warga pasti kebanjiran. Penyebab utamanya ada satu titik dranaise Jalan Tjilik Riwut KM 8,5 depan gapura jalan yang sejak awal tidak dipasang gorong-gorong,” ucapnya, Jumat (9/1/2026).

Selain itu, di sisi gapura terdapat lima kios, termasuk dua bengkel las, yang berdiri di atas saluran air. Saluran tersebut ditimbun tanah dan dipadatkan, sehingga aliran air terhambat. Kondisi ini diperparah dengan kiriman air dari arah Jalan Tjilik Riwut KM 10 serta parit besar di sekitarnya yang bermuara ke lokasi tersebut.

“Air dari parit besar dan dari arah Isakar Udang tidak bisa mengalir dengan lancar. Dampaknya, dapur, kamar mandi, hingga WC rumah warga tergenang air. Bahkan foto yang kami ambil kemarin sore menunjukkan parit tetap penuh meski sudah tiga hari tidak hujan,” tambahnya.

Selain itu permasalahan ini sebenarnya sudah lama diusulkan. Ketua RT sebelumnya yang menjabat selama dua periode telah berulang kali menyampaikan keluhan ke berbagai pihak. Bahkan, pernah dilakukan pengecekan oleh pimpinan Satpol PP pada waktu itu, namun hingga kini belum ada tindak lanjut yang nyata.

“Intinya, jika dipasang gorong-gorong dan normalisas Drainaise sepanjang kurang lebih 50 meter depan gapura, persoalan banjir di wilayah RT 16 bisa teratasi. Kami juga sudah melapor ke BPBD, dan memang pernah dicek, terutama saat banjir besar dulu, tetapi sampai sekarang belum ada solusi permanen,”lanjutnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Jati Asmoro, yang mana daerah tersebut masuk dapilnya menyampaikan bahwa pihaknya telah membahas persoalan ini dalam pertemuan dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).

“Pihak BPJN menyambut baik laporan dari warga terkait tidak normalnya aliran drainase tersebut,” tuturnya.

Warga pun diminta untuk menyampaikan laporan secara resmi melalui surat KEPADA KEPALA BPJN agar dapat ditindaklanjuti dan diteruskan ke SKPD-TP di tingkat provinsi.

“Terkait hal ini, tentu kita berharap segera ada tindak lanjut dari keluhan warga, sehingga dapat ditemukan solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan drainase tersebut,”ungkapnya. (red/yd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *