Katingan, Nusaborneo.com – Di tengah musim kemarau dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), perhatian pemerintah kembali dirasakan masyarakat Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan bantuan pangan, masker, vitamin, serta Bantuan Sosial Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) Tahap II kepada masyarakat di wilayah tersebut.
Penyaluran bantuan secara simbolis berlangsung di Tumbang Samba, Kecamatan Katingan Tengah, Kamis (1/10/2026). Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah Sri Widanarni hadir mewakili Gubernur Kalimantan Tengah.
Sebanyak 1.300 paket bantuan pangan disalurkan secara bertahap kepada masyarakat yang telah terdata sebagai penerima.
Setiap paket berisi 5 kilogram beras, 1 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir. Selain kebutuhan pangan, masyarakat juga mendapatkan masker dan vitamin sebagai dukungan untuk menjaga kesehatan di tengah kondisi kemarau dan potensi paparan asap karhutla.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya memberikan perhatian dan dukungan kepada masyarakat yang terdampak karhutla. Bantuan pangan, masker, dan vitamin ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus upaya menjaga kesehatan selama kondisi kemarau dan paparan asap masih terjadi,” ujar Sri Widanarni.
Sri mengatakan, penyaluran bantuan pangan dilakukan secara bertahap kepada masyarakat di lima wilayah Kecamatan Katingan Tengah.
Di Desa Samba Danum terdapat 1.526 kepala keluarga (KK). Dari jumlah tersebut, 292 KK merupakan penerima KHBS dan 1.234 KK penerima bantuan pangan, dengan alokasi 494 paket.
Kemudian, Kelurahan Samba Kahayan memiliki 715 KK, terdiri dari 210 penerima KHBS dan 505 KK penerima bantuan pangan. Wilayah ini mendapatkan alokasi 202 paket.
Sementara itu, Desa Samba Bakumpai memiliki 637 KK, dengan 183 penerima KHBS dan 454 KK penerima bantuan pangan. Alokasi bantuan untuk wilayah tersebut sebanyak 182 paket.
Di Desa Samba Katung terdapat 1.100 KK, terdiri dari 364 penerima KHBS dan 736 KK penerima bantuan pangan. Alokasi bantuan sebanyak 294 paket.
Adapun Desa Telok memiliki 437 KK, dengan 122 penerima KHBS dan 315 KK penerima bantuan pangan. Wilayah ini mendapat alokasi 126 paket.
Secara keseluruhan, terdapat 3.244 KK penerima bantuan pangan dari lima wilayah tersebut dengan total alokasi 1.300 paket.
Sri menjelaskan, bantuan yang diberikan pada tahap ini memang belum mencakup seluruh masyarakat penerima.
“Bantuan yang diserahkan hari ini masih terbatas karena penyalurannya dilakukan secara bertahap. Pada waktu yang bersamaan, bantuan juga disalurkan di beberapa wilayah lain di Kalimantan Tengah,” katanya.
Ia memastikan masyarakat yang belum menerima bantuan tetap akan mendapatkan penyaluran pada tahap berikutnya sesuai data yang telah ditetapkan.
“Bagi masyarakat yang belum menerima bantuan hari ini, penyaluran berikutnya masih dalam proses dan akan dilakukan melalui pemerintah desa dan kelurahan kepada masyarakat yang telah terdata,” ujar Sri.
Penyaluran bantuan di Katingan Tengah juga dirangkaikan dengan pemberian Bantuan Sosial Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) Tahap II.
Pada tahap ini, program KHBS diberikan kepada 2.211 penerima. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp 250.000 sesuai dengan data penerima yang telah ditetapkan.
Program KHBS merupakan salah satu program Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan.
Bagi masyarakat di Katingan Tengah, bantuan tersebut hadir bersamaan dengan kondisi yang membutuhkan perhatian lebih akibat kemarau dan ancaman karhutla.
Camat Katingan Tengah Purwoko menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalimantan Tengah beserta jajaran pemerintah provinsi atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kecamatan Katingan Tengah dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan selamat datang kepada Bapak Gubernur, dalam hal ini yang mewakili, beserta rombongan di Tumbang Samba, Kecamatan Katingan Tengah,” kata Purwoko.
Menurut dia, kehadiran pemerintah provinsi tidak hanya menjadi bentuk penyaluran bantuan, tetapi juga menunjukkan perhatian terhadap kondisi masyarakat di wilayahnya.
“Ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami karena Bapak dan Ibu dari Pemerintah Provinsi dapat hadir melihat kondisi masyarakat sekaligus memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat kami yang terdampak karhutla,” ujarnya.
Purwoko mengatakan, masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut berasal dari sejumlah wilayah di sekitar Tumbang Samba, yakni Desa Samba Danum, Kelurahan Samba Kahayan, Desa Telok, Desa Samba Bakumpai, dan Desa Samba Katung.
Ia pun mengapresiasi penyaluran bantuan pangan maupun program KHBS Tahap II yang dilaksanakan di Kecamatan Katingan Tengah.
Bagi warga, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari, terutama saat musim kemarau masih berlangsung dan risiko karhutla masih menjadi perhatian bersama. (red)













